Januari 12, 2026
IMG-20220405-WA0010
Advertisements

JABARBANTEN.id | Serang – Petuah lama mengungkapkan, ‘Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri Cina’. Petuah itu, mengandung arti bahwa belajar merupakan suatu kewajiban, khusus bagi umat Islam mulai semenjak lahir hingga akhir menutup mata yang tanpa mengenal batasan apapun.

Hal itu banyak termaktub dalam dalil syar’i, sebagaimana dalam Ayat- ayat suci Al-qur’an maupun Assunnah (Hadits). Tidak tanggung, mereka yang melangkahkan kaki keluar dari tempat tinggalnya demi untuk belajar dijamin sedang berjihad di jalan ALLAH subhanahu wata’ala (SWT).

Sebagaimana dalam Hadits Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim dengan terjemahan dalam Bahasa Indonesia,:

“Barang siapa keluar dalam rangka menuntut ilmu, maka dia sedang berada di Jalan ALLAH SWT hingga dia pulang. HR : Muttafaqun alaihi”.

Amalan itulah, sekiranya yang kini sedang dijalani oleh 3 Santriwan Pondok Pesantren (Ponpes) modern Daar El-Istiqomah, Sukawana, Kota Serang – Banten.

Ketiganya yaitu,: Muhamad Rafif Bin Rahadi asal Kota Jakarta Utara, Muhammad Gribaldi Hayfa Bin Edy Santoso asal Bekasi dan Muhamad Ilham Bin Haeroji Hakim asal Ciwaduk, Kota Cilegon.

Mereka, mendapat kesempatan khusus untuk mengikuti program Dauroh di Markaz Imam Al-Hussary, Jam’iyyah Al-Hishori, Kota Kairo Ibukota Negara Mesir. Tempat tersebut, diketahui tempat para Imam yang banyak melahirkan Qori tingkat dunia.

“Alhamdulilah, Santri kami akan mengikuti program Dauroh (belajar intensif) selama dua setengah bulan,” ungkap Kholid Ma’mun, Salah satu Ustadz (Ust) Senior di Ponpes Daar El-Istiqomah kepada Jabarbanten.id.

Ust Kholid menuturkan, kesempatan mengikuti Dauroh ini merupakan hal yang istimewa. Sebab program ini dibatasi hanya untuk 50 orang santri se-Indonesia. Selain itu, para peserta program ini nantinya akan dibimbing langsung oleh para pakar dalam bidang Ulumul Qur’an, Bahasa Arab dll.

Baca Juga  Soal Kasus Bayi Kembar Siam, Dinsos Kabupaten Cirebon Lakukan Tindakan Ini

“Kepada Santri kami, saya sampaikan agar ingat pesan Abah Pimpinan Ponpes (Ust Drs KH Sulaeman Ma’ruf) tuk belajar yang sungguh – sungguh,” tuturnya.

Ust Kholid berharap, setelah mengikuti Dauroh ini 3 Santri itu dapat mengembangkan ilmunya serta mengajarkan khususnya kepada Santri Daar El-Istiqomah yang lain.

“Semoga ananda dimudahkan dalam belajar dan mengikuti Dauroh serta pulang membawa ilmu yang bermanfaat dan barokah. Amiin,” pungkasnya. (Ikbal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *