Categories: Kata Redaksi

Pembelajaran Orang Dewasa. Makna, Pemilihan Metode, dan Perbedaannya Dengan Pembelajaran Anak-Anak

Advertisements

Oleh Nida Halisa,
Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

Apa makna dewasa dan belajar versi anda ?, bagaimana cara agar fasilitator memilih metode mengajar bagi orang dewasa ?, apakah ada perbedaanya dengan pembelajaran anak-anak ?.

Melalui tulisan ini penulis berharap, dapat mensuksukseskan tercapainya tujuan pembelajaran khususnya pada orang dewasa. Mari kita simak penjelasan dari beberapa pertanyaan diatas.

DEWASA
Apa yang terlintas pertama kali dipikiran kita ketika mendengar kata dewasa?, apakah menakutkan ? apakah menantang ? penuh perjalanan hidup yang luar biasa?.

Ya, mungkin itulah hal-hal yang mungkin terlintas ketika kita mendengar kata dewasa.

Tapi sebenarnya apasih maksud dari dewasa dalam definisi ahli ?. Menurut Elizabeth Hurlock pada tahun 1991, istilah adult atau dewasa berasal dari kata kerja latin yang berarti tumbuh menjadi dewasa.

Oleh karena itu, orang dewasa adalah seseorang yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukannya di dalam masyarakat, bersama dengan orang dewasa lainnya.

BELAJAR MERUPAKAN BAGIAN DARI PROSES HIDUP

Hidup dan belajar adalah dua hal yang selalu saling berkaitan. Karena, hidup akan terus membawa kita pada pembelajaran baru.

Baik itu belajar dari pengalaman hidup, secara formal akademik dan lainnya. Kita akan terus belajar sampai akhir hayat.

Dengan belajar pasti akan membentuk pribadi kita menjadi lebih baik lagi. Menurut Walgito pada tahun 2005, ia mendefinisikan belajar yakni suatu proses yang mengakibatkan adanya perubahan perilaku.

Kemudian hasilnya, akan memberikan manfaat yang luar biasa meskipun melalui tahapan-tahapan yang tentunya berbeda untuk masing-masing Induvidu.

CARA MEMILIH METODE DAN TEKNIK YANG TEPAT UNTUK PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Macam-macam metode pembelajaran meliputi: Metode Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Kerja Kelompok, Pemberian Tugas, Demonstrasi, Ceramah Plus, Eksperimen, Simulasi, Example non Example dan Karya Wisata.

Teknik pembelajaran adalah cara yang dilakukan guru dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalnya penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan pasif.

Macam-macam teknik pembelajaran meliputi teknik syarahan (Penjelasan), perbincangan, projek, penyelesaian masalah, dapatan, permainan dan kooperatif.

Menurut Hatim Riyanto, dasar pertimbangan memilih metode dan teknik pembelajaran yaitu:

1) Kesusaian dengan tujuan yang hendak dicapai.
2) Kesusaian dengan bahan bidang studi yang terdiri dari aspek-aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai.
3) Strategi pembelajaran itu harus mengandung seperangkat kegiatan pembelajaran yang mungkin mencakup penggunaan beberapa metode pengajaran yang relevan dengan tujuan dan materi pelajaran.
4) Kesesuaian dengan kemampuan profesional fasilitator yang bersangkutan terutama dalam rangka pelaksanaannya
5) Cukup waktu yang tersedia, karena erat kaitannya dengan waktu belajar dan banyaknya bahan yang harus disampaikan.
6) Kesediaan unsur penunjang, khususnya media yang relevan dan peralatan yang memadai.
7) Suasana lingkungan dalam kelas dan lembaga pendidikan secara keseluruhan.
8) Jenis-jenis kegiatan yang serasi dengan kebutuhan dan minat siswa, karena erat kaitannya dengan tingkat motivasi belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.

PERBEDAAN PEMBELAJARAN ORANG DEWASA DAN ANAK-ANAK

Menurut Zainudin Arif (2012: hlm 2), Istilah andragogi dikenal berasal dari Bahasa Yunani yaitu andro yang berarti orang dewasa dan agogos yang berarti memimpin atau membimbing. Maka dengan demikian, andragogi dirumuskan sebagai suatu ilmu dan seni dalam membantu orang dewasa belajar.

Pedagogi (pedagogy) berasal dari kata Yunani “Paid” (berati anak) dan “Agogus” (berarti “memimpin”). Pedagogi berarti “seni dan ilmu mengajar anak-anak”.

John D. Ingalls memberi batasan pengertian andragogi sebagai proses pendidikan membantu orang dewasa menemukan dan menggunakan penemuan-penemuan dari bidang-bidang pengetahuan, yang berhubungan dalam latar sosial dan situasi pendidikan untuk mendorong pertumbuhan dan kesehatan individu, organisasi, dan masyarakat.

Menurut Knowles pada tahun 2002, terdapat empat asumsi utama yang membedakan andragogi dan pedagogi, yaitu:

1. Perbedaan dalam konsep diri, orang dewasa memiliki konsep diri yang mandiri dan tidak bergantung bersifat pengarahan diri.
2. Perbedaan pengalaman, orang dewasa mengumpulkan pengalaman yang makin meluas, yang menjadi sumber daya yang kaya dalam keaddan belajar.
3. Kesiapan untuk belajar, orang dewasa ingin mempelajari bidang permasalahan yang kini mereka hadapi dan anggap relevan.
4. Perbedaan dalam orientasi ke arah kegiatan belajar,orang dewasa orientasinya berpusat pada masalah dan kurang kemungkinannya berpusat pada subyek.

Kesimpulan

Menurut penulis, pembelajaran orang dewasa berpusat pada target dan pencapaian. Kesungguhan orang dewasa menguasai suatu keterampilan dan pengetahuan adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sekian yang dapat penulis sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.

admin

Recent Posts

Difasilitasi Pemprov Banten, Tangerang Raya Dukung Penguatan Bank Banten

Jabarbanten.id | Serang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meyakini pemerintah kabupaten dan…

3 minggu ago

Sukses Kendalikan Capaian Target, Rutan Tangerang Peroleh Penghargaan Akhir Tahun

Serang | Jabarbanten.id - Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Semester II dan Refleksi Akhir Tahun 2025…

3 minggu ago

Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Tangerang Peringati Hari Ibu ke-97

Tangerang | Jabarbanten.id - Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu…

3 minggu ago

Pastikan Bangunan Majelis Ta’lim, Kepala DTRB Dampingi Bupati Tangerang Tinjau ke Lokasi

Jabarbanten.id | Tangerang - Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan,…

2 bulan ago

24 Ruas Jalan di 18 Kecamatan Kabupaten Tangerang Diperbaiki DBMSDA

JabarBanten.id | Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air…

2 bulan ago

Kunjungan Tim Ombudsman RI Perwakilan Banten

    Jabatbanten.id/Tangerang - Rutan Kelas I Tangerang menerima kunjungan dari Tim Ombudsman Republik Indonesia…

3 bulan ago