Categories: Jabar Banten

Terkait Bekas Galian Pipa,Bergaya Sombong Dan Arogan Pihak PDAM Tirta Salahkan Pelaksana Pekerjaan.

Advertisements

 

 

 

Masyarakat Akan Clas action Apabila Bupati Tangerang Tidak Menindak Perumdan TKR PDAM Tirta yang melakukan galian jaringan pipa semaunya tanpa membenahi kembali jalan-jalan yang bekas galiannya.
Hasanuddin warga M Toha merasa terganggu atas hasil pekerjaan galian pipa PDAM Tirta tersebut,neh pemimpin kota Tangerang kami masyarakat minta tolong di tindak PDAM Tirta,jalan sudah bagus lalu di gali untuk pipa air tapi di benerinnya asal-asalan,”ujar Hasanuddin.

Diberitakan metropostnews jaringan jabarbanten.id bahwa Hasil kerja perapihan jalan bekas galian pipa PDAM Tirta Kerta Rahajar (Perumda TKR )
Kabupaten yang berlokasi dibeberapa titik seperti di Jalan M.Toha,Jalan Teuku Umar,dan Jalan Proklmasi Kota Tangerang yang terkesan asal jadi semakin menjadi sorotan serta menuai kritikan .

Hampir seluruh warga pengguna jalan yang melewati jalan-jalan tersebut mengeluhkan hal itu

Beberapa tokoh masyarakat dan LSM pun turut angkat bicara mengomentari proyek tambal sulam jalan yang terkesan asal jadi buah karya Kontraktor rekanan PDAM TKR tersebut.

” Perapihan jalan yang terkesan asal jadi itu jelas- jelas merugikan Kota Tangerang ,harusnya pelaksana mengembalikan jalan seperti keadaan semula dan itu sudah ada aturannya, gak bergelombang atau jika jalanan awalnya betinosiasi kembalikan lagi ke beton bukan malah diaspal seperti kita lihat di beberapa titik jalan di Kota Tangerang. ” Kata Hendri Zein tokoh dan pengamat kebijakan publik Kota Tangerang .

Menurutnya jika dikaitkan dengan aturan, proyek galian tersebut wajib membayar retribusi sekira 25 ribu per meternya tergantung panjang jarak pipa yang terpasang .

” Jika pemasangan itu misalkan berjarak 10.000 meter tinggal kalikan saja 25.000, dibayar gak? Jika dibayar pun sesuai gak dengan kerusakan jalan yang terjadi jika dengan cara kerja kontraktor seperti itu.PUPR Kota Tangerang. jelas bakal mengeluarkan dana puluhan milyar untuk mengembalikan jalan seperti semula”,tegas Hendri Zen.

Pihak Perumda TKR saat dikomfirmasi melalui Devi selaku Kepala satuan sekretariat perusahaan PDAM TKR saat dihubungi dengan arogan dan sombong seakan buang badan dan mengatakan,urusan itu adalah urusan pelaksana.

” Masalah itu bukan urusan kami,itu urusan pelaksana,tapi coba nanti saya cek ke humas, singkat nya,” tutur Devi, Rabu (2/8/23) (Suryadi)

admin

Recent Posts

Diskan Kabupaten Tangerang Gelar Goes To School di Ponpes Al Bayyinah 1 Cisoka

Jabarbanten.id | TANGERANG - Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang melalui UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan…

2 bulan ago

Lapak Kencingan Solar Bersubsidi Diduga Milik Gabe Masih Bebas Beroperasi di Cilegon

Jabarbanten.id | CILEGON — Lapak yang diduga menimbun solar "kencingan" BBM bersubsidi jenis solar diduga…

2 bulan ago

PKK Sibuk Bina Warga, DWP Kabupaten Tangerang Malah Asyik Plesiran

Jabarbanten.com | TANGERANG -- Aliansi Pemuda Berdampak (APB) menyoroti anomali tajam dalam aktivitas organisasi di…

2 bulan ago

Supriyadi Resmi Jabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Gantikan Dadan Gandan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Proses serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berlangsung…

2 bulan ago

Bukan Sekadar Teori, Cara Unik Disdik Kabupaten Tangerang Cetak Sekolah Ramah Anak

Jabarbanten.id | TANGERANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,…

2 bulan ago

Gara-Gara Bayar Pajak Pakai QRIS, Warga Kabupaten Tangerang Pulang Bawa Hadiah Sembako

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling PBB-P2…

2 bulan ago