Categories: Jabar Banten

Tangkapan Ikan Muara Binuangeun Lumayan Meningkat, Nelayan Keluhkan Harga Ikan Turun

Advertisements

 

Jabarbanten.id/Lebak – Tangkapan ikan nelayan di pesisir Lebak selatan lumayan mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Seperti di alami para nelayan di di pesisir pantai Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak- Banten. Tapi sayangnya harga di pasaran sedang turun.

 

Para nelayan mengaku tangkapan ikan saat ini cenderung lumayan melimpah, jika dibanding bulan sebelumnya. Cuaca mendukung menjadi faktor penting hasil tangkapan para nelayan. “Tidak tentu ya. Kalau lagi untung bisa bawa satu kuintal. Sekarang memang lagi lumayan,” ungkap seorang nelayan, Basisir, Rabu (17/12/2023).

 

Kondisi ini pun disyukuri para nelayan. Sebab ketika musim angin kencang tiba, mereka kerap melaut tanpa membawa hasil tangkapan. Bahkan sebagian nelayan lebih memilih absen dengan pertimbangan keselamatan. “Sekarang siang dan malam berangkat. Sayang, mumpung Cuaca lagi bagus,” jelasnya.

 

 

Waryadi mengungkapkan, memasuki peralihan musim seperti sekarang merupakan waktu yang tepat berburu ikan. Adapun hasil tangkapan didominasi jenis ikan tongkol, tengiri dan layur. “Cuaca lagi bagus. Angin stabil, jadi enak buat cari ikan. Kalau cuaca pas tidak bersahabat mending di rumah,” terangnya.

 

Kendati tangkapan surplus, nelayan kini juga dihadapkan dengan keadaan dilematis. Yakni, kondisi harga di tempat pelelangan ikan (TPI) kian menurun. “Ya, otomatis harga murah. Dari mana-mana datang bawa ikan. Tapi harga masih masuk,” jelasnya.

 

Sementara itu, pedagang ikan di TPI Muara Binuangeun Empep mengungkapkan, harga ikan dengan sistem lelang belakangan ini cenderung turun. Dia tak memungkiri peningkatan hasil tangkapan ikan nelayan memberi dampak pada harga jual ikan. “Harga ikan lokal lagi turun. Ya itu banyak yang setor, sedangkan tingkat pembeli tidak naik,” ujarnya.

 

Dia menyebut, patokan harga ikan tergantung pada jenis dan ukuran. Seperti ikan tongkol, kini dijual dengan harga Rp 15 ribu- Rp 20 ribu. Kemudian, ikan layur kadang. Ini harga Rp 20 ribu – Rp 50 ribu. “Itungan ons atau kilogram. Tergantung besarnya berapa tinggal dihitung,” jelasnya.(K,san)

admin

Recent Posts

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

6 hari ago

UPTD PJJ Tangerang Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Jembatan di Teluknaga

Jabarbanten.id | TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Tangerang…

2 minggu ago

Fraksi Golkar Apresiasi LKPJ Bupati Tangerang 2025 namun Tekankan Evaluasi OPD

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang, Mahfudz Fudianto (Bimo) mengapresiasi kinerja keuangan…

3 minggu ago

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Hadapi Dampak Geopolitik Global

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

1 bulan ago

Moh. Rano Alfath Tekankan Ketahanan Nasional di Tengah Krisis Global dalam Sosialisasi Empat Pilar

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

1 bulan ago

Bupati Maesyal Gelar Safari Ramadan dan Buka Bersama Warga Desa Pasir Ampo Kresek ‎

Jabarbanten.id | Tangerang -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Camat Kresek, Eka Fathussidki mengadakan…

2 bulan ago