Categories: Jabar Banten

Kota Tangerang Kecolongan, Bangunan Tak Berizin Marak Berdiri Kokoh

Advertisements

Jabarbanten.id-KOTA TANGERANG Maraknya bangunan tanpa IMB diwilayah Kota Tangerang menjadi fenomena akan akan Perda yang sudah dibuat di kota Tangerang hanya pelengkap tanpa harus ditegak kan,ini patut dipertanyakan apakah memang ada kong kalikong antara pemilik dan penegak perda atau memang pemilik yang membandel.

 

Seperti salah satunya bangunan toko elektronik terletak dijalan KH Hasyim Ashari Kecamatan Pinang tampak berdiri tegak yang di duga tidak mengantongi izin PBG.namun sudah hampir 80 persen bangunan hampir selesai, 23 Desember 2023.

 

Bangunan yang berdiri kokoh itu di duga belum kantongi izin (PBG) sebagai mana biasanya di setiap proyek terpampang plang izin PBG nya di lokasi tersebut dan pada saat awak media mengkonfirmasi dan bertemu dengan mandor bangunan yang tidak mau di sebut kan namaya saat dikonfirmasi terkait dengan izin bangunan dia mengatakan,bahwa bangunan ini untuk toko elektronik “kalau masalah ijin ada bang,di depan dipinggir jalan karna penanggung jawab nya Pak ripai dia yang tanggung jawab”ujar nya.

 

Tenyata yang terpasang didepan bukan lah izin PBG namun surat yang menyatakan bahwa ijin masih dalam tahap proses pengajuan saja bukan izin plang PBG.
Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan Perda kota Tangerang no 3 tahun 2012 tentang bangunan gedung dimana di dalamnya memuat pemilik gedung harus memiliki surat izin PBG dahulu sebelum membangun.

Saat dikomfirmasi terkait dengan izin bangunan kepada penanggung jawab yang disebutkan mandor tadi
dengan mengirimkan pesan singkat melalui Whatsapp kepada Ripai sebagai penanggung jawab bangunan toko elektronik tersebut dia mengatakan, lewat pesan singkatnya “Coba kita fu tim dulu bang”,ujarnya tidak jelas apa yang dikatakan hanya itu pesan balasan ketika dikonfirmasi oleh awak media,Sabtu (23/12/23).

Berdasarkan pantauan awak media yang terpasang didepan hanya data pengurusan melalui Online yang terdaftar 16 November 2023,sedangkan bangunan sudah terlihat hampir 80 persen berdiri.

Pernyataannya bagaimana bangunan yang begitu besar dipinggir jalan raya sudah hampir selesai ,petugas pemkot Tangerang tidak tegas atau memang petugas yang ada diwilayah sudah tegas dengan isi kantongnya atau Perda dibuat untuk persyaratan,terus bagaimana petugas setiap hari siang maupun malam keliling untuk menggunakan kendaraan Dinas hanya buat jalan jalan saja,atau bagaimana ya ?yang pembaca yang bisa nilainya.

(JB)

admin

Recent Posts

Difasilitasi Pemprov Banten, Tangerang Raya Dukung Penguatan Bank Banten

Jabarbanten.id | Serang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meyakini pemerintah kabupaten dan…

3 minggu ago

Sukses Kendalikan Capaian Target, Rutan Tangerang Peroleh Penghargaan Akhir Tahun

Serang | Jabarbanten.id - Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Semester II dan Refleksi Akhir Tahun 2025…

3 minggu ago

Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Tangerang Peringati Hari Ibu ke-97

Tangerang | Jabarbanten.id - Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu…

3 minggu ago

Pastikan Bangunan Majelis Ta’lim, Kepala DTRB Dampingi Bupati Tangerang Tinjau ke Lokasi

Jabarbanten.id | Tangerang - Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan,…

2 bulan ago

24 Ruas Jalan di 18 Kecamatan Kabupaten Tangerang Diperbaiki DBMSDA

JabarBanten.id | Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air…

2 bulan ago

Kunjungan Tim Ombudsman RI Perwakilan Banten

    Jabatbanten.id/Tangerang - Rutan Kelas I Tangerang menerima kunjungan dari Tim Ombudsman Republik Indonesia…

3 bulan ago