Categories: Jabar Banten

Diduga Manipulasi Nilai Mahasiswa, Pihak Unma Berhentikan Dekan Fakultas Hukum dan Sosial

Advertisements

Jabarbanten.id-PANDEGLANG- Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten mengambil tindakan tegas untuk menegakkan etika akademik dengan memberhentikan seorang dekan karena melakukan manipulasi nilai mahasiswa.

 

Keputusan tersebut tertuang dalam SK Rektor Unma Nomor I-37/SK/UNMA/V/2024 tentang Pemberhentian Dekan Fakultas Hukum dan Sosial (FHS).

 

Rektor Universitas Mathla’ul Anwar Prof. Dr. HE Syibli Syarjaya, LML, MM mengatakan, keputusan pemberhentian tersebut diambil setelah melalui serangkaian proses mulai dari pengumpulan bukti-bukti, pemanggilan saksi-saksi, pemanggilan pelaku, pengambilan keputusan di tingkat Badan Penyelenggara Universitas (BPU) dan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, sampai diterbitkan SK Rektor tertanggal 2 Mei 2024 itu.

 

“Masalah ini muncul sejak lebih dari enam bulan lalu. Ada proses, ada tahapan-tahapan, ada pemanggilan terhadap pelaku, ada aturan-aturan yang mendukung, ada pertimbangan-pertimbangan, sehingga akhirnya kita terbitkan SK Pemberhentian. Jadi tidak tiba-tiba atau sewenang-wenang,” kata Rektor Universitas Mathla’ul Anwar Prof. Dr. HE Syibli Syarjaya, LML, MM dalam pernyataan tertulis kepada media, Rabu (8/5/2024).

 

Menurut dia, modus manipulasi nilai mahasiswa yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan cara menyuruh orang lain yang memiliki akses secara tidak sah terhadap Sistem Administrasi Keuangan dan Akademik (Siakad) Unma untuk mengubah nilai-nilai mahasiswa.

 

“Akibat perbuatan tersebut nilai-nilai mahasiswa yang tertera pada Siakad Unma sempat berubah tanpa sepengetahuan dosen pengampu yang berwenang memberikan nilai,” ujarnya.

 

Apalagi, sesuai etika akademik yang berlaku di Unma dan banyak universitas lain, praktik manipulasi atau pemalsuan nilai seperti ini dianggap sebagai salah satu pelanggaran akademik berat, sehingga pelaku diberikan sanksi berupa pemberhentian secara tidak hormat dari jabatan struktural dekan.

 

“Rektor Universitas Mathla’ul Anwar meminta kepada para pihak yang tidak berkepentingan dan mengetahui persis persoalan ini untuk tidak ikut campur ke dalam urusan internal kampus,” katanya.

 

Selain itu, kata Syibli, kepada para mahasiswa, dosen, pegawai, dan seluruh civitas akademika Rektor Unma menghimbau agar tetap tenang dan menjalankan kegiatan akademik seperti biasa. Rektor akan bertindak tegas dengan memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang dianggap mengganggu kegiatan belajar dan ketertiban kampus.

 

“Kami sedang terus melakukan berbagai penataan dan perubahan agar Unma menjadi salah satu kampus terbaik di Banten. Salah satu hasil dari penataan ini tercermin dari peringkat akreditasi institusi Unma yang Baik Sekali. Peringkat akreditasi Magister Ilmu Hukum (S2) yang baru saja keluar juga Baik Sekali,” ujar Rektor Unma.

Redaksi (Iman)

Editor: Hasan

 

 

 

admin

Recent Posts

Hantaman Keras di KM 24,5 Balaraja: Satu Tewas, Satu Luka Berat Usai Motor Hantam Pantat Truk

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Kecelakaan maut antara sepeda motor dan dump truck tronton di Jalan…

13 jam ago

Bupati Tangerang Resmikan Renovasi SDN Lontar 2, Kolaborasi Pemkab dan PLTU Lontar

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan renovasi Gedung Sekolah Dasar Negeri…

2 hari ago

Trauma Mengelola Uang Negara, Naniek S. Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN

Jabarbanten.id | JAKARTA – Baru menjabat sekitar satu setengah bulan, Naniek Sudaryati Deyang resmi mengundurkan…

2 hari ago

Tusuk Teman di Sawah, Pemuda Tigaraksa Tangerang Diringkus Polisi di Sumsel

Jabarbanten.id | TANGERANG - Jajaran Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang berhasil meringkus ASB (21), pelaku pencurian…

2 hari ago

Tinjau Langsung Lokasi, Bupati Tangerang Pastikan Bantuan RTLH di Sukamulya Tepat Sasaran

Jabarbanten.id | TANGERANG – Dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Kali Asin,…

3 hari ago

Hendra Primitif Sentil ‘Krisis Kepekaan’ Antar-OPD Soal Kebocoran Air Gedung Usaha Bersama

Jabarbanten.id | TANGERANG - Penggiat pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mempertanyakan adanya dugaan kebocoran saluran…

3 hari ago