Keluh Kesah Warga Akibat Armada Galian Tanah Menjadi Polemik Lingkungan

Advertisements

Jabar-Banten.id- Tangerang – Penderitaan yang dialami masyarakat di Kabupaten Tangerang terutama di wilayah Kecamatan Kronjo,Kemiri,dan Rajeg, semakin mengkhawatirkan. Kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan, dengan jalan licin saat hujan, debu yang beterbangan, dan kendaraan truk besar masuk ke permukiman, Jalan yang kurang memadai dan galian tanah yang merusak kenyamanan warga, seolah diabaikan oleh pihak yang berwenang.

Warga sering kali menghadapi kecelakaan di jalan raya yang licin dan bertabrakan dengan mobil raksasa membawa tanah, bahkan sering ada anak kecil yang menjadi korban tenggelam bekas galian. Sementara itu, suara bising dari ekskavator saat operasi dan kendaraan-kendaraan besar seperti truk yang melintas bebas di jalanan semakin menambah keresahan. Situasi ini sangat rawan, dan warga merasa terancam oleh kemungkinan kecelakaan yang mengintai kapan saja.

Perbup nomor 12 tahun 2022 seakan tidak di hiraukan oleh APH dan Dinas Perhubungan dan Perda daerah. Pasalnya,lalu lalang kendaraan masih beroperasi di siang hari bukan seperti waktu jam operasional di malam hari pada jam 22:00-05:00 wib.

Menurut Syawal,awak media menanggapi keluhan Masyarakat pada Sabtu,21/09/2024 “Warga kini meminta solusi konkret dari pihak-pihak terkait, seperti Kepala Desa, Camat, hingga Kapolsek, untuk mengatasi masalah ini. Mereka juga mengharapkan kepedulian dari Penjabat (Pj) Bupati Tangerang agar segera turun tangan menyelesaikan persoalan yang menghimpit kehidupan mereka”.

Akibatnya, anak-anak yang seharusnya menikmati waktu libur malah harus tetap di dalam rumah karena debu yang membuat mata perih dan kondisi jalan yang berbahaya. Orang tua khawatir membiarkan anak-anak mereka keluar rumah, karena risiko kecelakaan di sekitar galian yang tak terkendali bahkan dijalan raya rawan kecelakaan.

“Kami ingin hidup sehat, kami ingin keluarga kami selamat,” teriak warga. Mereka menuntut tindakan nyata dari pemerintah setempat untuk mengakhiri kebisingan, debu, dan bahaya yang terus menghantui kehidupan sehari-hari mereka menyampaikan aspirasi masyrakat. Harapan kami bisa di dengar dan di pahami secepatnya.

Red/Anwar ST

admin

Recent Posts

Diskan Kabupaten Tangerang Gelar Goes To School di Ponpes Al Bayyinah 1 Cisoka

Jabarbanten.id | TANGERANG - Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang melalui UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan…

2 bulan ago

Lapak Kencingan Solar Bersubsidi Diduga Milik Gabe Masih Bebas Beroperasi di Cilegon

Jabarbanten.id | CILEGON — Lapak yang diduga menimbun solar "kencingan" BBM bersubsidi jenis solar diduga…

2 bulan ago

PKK Sibuk Bina Warga, DWP Kabupaten Tangerang Malah Asyik Plesiran

Jabarbanten.com | TANGERANG -- Aliansi Pemuda Berdampak (APB) menyoroti anomali tajam dalam aktivitas organisasi di…

2 bulan ago

Supriyadi Resmi Jabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Gantikan Dadan Gandan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Proses serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berlangsung…

2 bulan ago

Bukan Sekadar Teori, Cara Unik Disdik Kabupaten Tangerang Cetak Sekolah Ramah Anak

Jabarbanten.id | TANGERANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,…

2 bulan ago

Gara-Gara Bayar Pajak Pakai QRIS, Warga Kabupaten Tangerang Pulang Bawa Hadiah Sembako

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling PBB-P2…

2 bulan ago