Categories: Kabupaten Tangerang

Muhammad Said Didu di Panggil Polisi, Terlibat Membela Warga Pesisir Tangerang

Advertisements

JabarBanten.id-Tangerang – Muhammad Said Didu penuhi panggilan Polresta Tangerang, setelah dirinya terlibat pembelaan terhadap warga di pesisir Tangerang, Banten, terdampak proyek pembangunan di kawasan Pantai Indah Kapuk.

 

Sosok Didu, yang memiliki pengalaman panjang dalam birokrasi dan dunia politik, mengambil pilihan berbeda dari banyak pensiunan birokrat pada umumnya, dengan mengadvokasi warga yang menuntut keadilan dari negara.

 

Hal tersebut dikatakan Khozinudin di lokasi kegiatan aksi, ia menyebutkan bahwa, emang kami sudah sebarkan surat edaran kebeberapa orang yang mendukung Sahid Didu terkaiat laporan dirinya.

 

“Intinya harus profesional, yang hanya pemanggilan pemeriksaan, ya pemeriksaan saja, tidak ada tambahan lain, dan tidak ada penahan dalam khusus ini. Kami juga meminta penangguhan dengan jaminan beberapa tokoh karena takut lari, dan lari juga mau kemana orangnya juga ada, serta di mensos banyak,” ucap Khozinudin, saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2024).

 

Soal menghadapi Olegar ini seperti aguar seperti menjadi ketakutan dan menjadi sakral, sebut Khozinudin, tanyakan saja sama polisinya, tapi setiap negara hukum pasti ada kesamaan di tiap negara,mau dia masyarakat biasa atau pun pengembang mau pun lainnya.

 

“Saya pribadi melihat yang punya kepentingan adalah Olega, dan kami tidak mau berbenturan dengan Kepala Desa (Kades) tidak ada juga untungnya, yang untung dari mereka membeli lahan rendah, membangun dan menjualnya dengan harga tinggi,” ulasanya.

 

Soal penahanan,lanjut Khozinudin tidak ada penahanan,akan tetapi bila terjadi penahanan,rakyat bisa melihat siapa yang menjadi jongos dari Olega ternyata bukan hanya saja dari pelapor ada tambahan nya dari jongosnya.

 

“Saya yakin pihak Kepolisian tidak akan menundukan dirinya menjadi olegasi, dia akan menegakan hukum, profesional, hanya memeriksa, karena syarat panggilannya periksa, setelah itu pulang,” lanjutnya.

 

Sementara Rafli Harun, menyebutkan, akan mendukung perjuangan Muhammad Said Didu, dengan satu hal jangan dilupakan bahwa korban kejahatan, penindasan penjajahan dari olega.

 

“Gara-gara kekejaman mereka banyak yang kehilangan pekerjaan, mati dilindas truk. Untuk itu mari kita sama-sama perhatikan ekonominya agar mereka tetap hidup,” pungkasnya.

 

Red/San

admin

Recent Posts

Diskan Kabupaten Tangerang Gelar Goes To School di Ponpes Al Bayyinah 1 Cisoka

Jabarbanten.id | TANGERANG - Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang melalui UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan…

1 minggu ago

Lapak Kencingan Solar Bersubsidi Diduga Milik Gabe Masih Bebas Beroperasi di Cilegon

Jabarbanten.id | CILEGON — Lapak yang diduga menimbun solar "kencingan" BBM bersubsidi jenis solar diduga…

2 minggu ago

PKK Sibuk Bina Warga, DWP Kabupaten Tangerang Malah Asyik Plesiran

Jabarbanten.com | TANGERANG -- Aliansi Pemuda Berdampak (APB) menyoroti anomali tajam dalam aktivitas organisasi di…

2 minggu ago

Supriyadi Resmi Jabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Gantikan Dadan Gandan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Proses serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berlangsung…

3 minggu ago

Bukan Sekadar Teori, Cara Unik Disdik Kabupaten Tangerang Cetak Sekolah Ramah Anak

Jabarbanten.id | TANGERANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,…

3 minggu ago

Gara-Gara Bayar Pajak Pakai QRIS, Warga Kabupaten Tangerang Pulang Bawa Hadiah Sembako

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling PBB-P2…

4 minggu ago