Categories: Jabar BantenPeristiwa

Pasca Banjir Warga di Kabupaten Sukabumi Terancam Penyakit dan Kekurangan Makanan, Beberapa Desa Terisolasi

Advertisements

JabarBanten.id-Sukabumi – Puluhan desa yang terdampak banjir dan longsor dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, mulai dari Kecamatan Palabuhanratu, Ciemas, Jampang Kulon, Cikaso,Cimanggu, Kalibunder, hingga Sagaranten kini menunggu bantuan khususnya logistik dan obat-obatan.

Akibat terjangan banjir banyak rumah hanyut terbawa arus sungai yang meluap, sementara longsor memutus akses jalan utama di beberapa wilayah mengakibatkan beberapa desa terisolasi.

 

Salah satu jalur yang terdampak parah adalah jalan Kiara Dua menuju Plara, yang merupakan akses penting bagi warga yang hendak ke Jampang.

Kini, mereka harus memutar melalui jalur Puncak Buluh via Lengkong dan keluar di Cijaksa. Namun dari beberapa informasi bahwa diketahui di jalur Puncak Buluh ke Cijaksa terputus.

 

Selain akses jalan yang terputus, listrik padam dan komunikasi lumpuh akibat hujan deras berdampak pada tumbangnya banyak tiang listrik.

 

“Selain itu, jaringan komunikasi terputus karena sinyal telepon seluler hilang ini saya bisa chat karena ke daerah yang masih aktif ” kata Dian salah satu warga dalam pesan singkat awak media.

 

Ada kabar memilukan dari bencana banjir tersebut, seorang bocah sekolah dasar (SD), Aden Dafa Yuda Airlangga warga Desa Cisarakan Kecamatan Simpenan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi dilaporkan meninggal dunia tertimbun tanah longsor,Rabu (4/12/2024).

 

Peristiwa terjadi ketika rumah korban tiba-tiba diterjang longsoran tanah. Naas nya, korban tak sempat menyelamatkan diri hingga nyawanya tak bisa diselamatkan tertimbun di dalam rumahnya.

 

Innalilahi wainnailaihi roziunn Aden Dafa Yuda Airlangga putra dari Bapak Abas Yanto ibu dan Ida Sunarti. Husnul khotimah anak baik dan Sholeh insyaallah surga menantimu semoga kami dan keluarga diberikan ketabahan Ayah dan Ibu nya diberikan kekuatan iman dan kesehatan kesedihan terdalam buat kami dan keluarga tidak hanya karena khilangan seorang anak yg Sholeh tapi juga kami kehilangan seorang Tahfiz Qur’an.

 

Mohon doa dari semuanya dan kita semua bisa melewati smua ujian ini ..Al-fatihah,” demikian ungkapan keluarganya yang beredar di grup Whatsapp.

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi kini tengah mencoba mendistribusikan bantuan dan perbaikan infrastruktur.

 

Salah satu kecamatan yang paling terdampak bencana yaitu ribuan warga di Kecamatan Kalibunder, akibat terjangan banjir dan longsor di desa Kalibunder sama sekali belum tersentuh penanganan dan bantuan dari pemerintah yang di khawatirkan warga adalah timbulnya berbagai gejala penyakit pasca banjir.

Red/San

admin

Recent Posts

Difasilitasi Pemprov Banten, Tangerang Raya Dukung Penguatan Bank Banten

Jabarbanten.id | Serang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meyakini pemerintah kabupaten dan…

3 minggu ago

Sukses Kendalikan Capaian Target, Rutan Tangerang Peroleh Penghargaan Akhir Tahun

Serang | Jabarbanten.id - Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Semester II dan Refleksi Akhir Tahun 2025…

3 minggu ago

Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Tangerang Peringati Hari Ibu ke-97

Tangerang | Jabarbanten.id - Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu…

3 minggu ago

Pastikan Bangunan Majelis Ta’lim, Kepala DTRB Dampingi Bupati Tangerang Tinjau ke Lokasi

Jabarbanten.id | Tangerang - Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan,…

2 bulan ago

24 Ruas Jalan di 18 Kecamatan Kabupaten Tangerang Diperbaiki DBMSDA

JabarBanten.id | Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air…

2 bulan ago

Kunjungan Tim Ombudsman RI Perwakilan Banten

    Jabatbanten.id/Tangerang - Rutan Kelas I Tangerang menerima kunjungan dari Tim Ombudsman Republik Indonesia…

3 bulan ago