Categories: Jabar Banten

Pedagang Takjil Padati Jalan Protokol Rangkasbitung, Diserbu Warga Jelang Berbuka

Advertisements

 

 

Jabarbanten.id|Lebak – Ratusan pedagang takjil memadati sejumlah ruas jalan protokol di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada hari kedua Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (21/2/2026). Kehadiran mereka disambut antusias warga yang berburu menu berbuka puasa.

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, pedagang tersebar di sejumlah titik strategis, antara lain di Jalan Hardiwinangun, Jalan Multatuli, Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Ir. Djuanda, serta kawasan Alun-alun Rangkasbitung.

 

Anah (45), pedagang takjil di Jalan Hardiwinangun, mengaku kewalahan melayani pembeli yang terus berdatangan menjelang waktu berbuka puasa.

 

“Kita hari kedua puasa Ramadhan itu kewalahan melayani pembeli,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

 

Ia mengatakan, jumlah pembeli meningkat signifikan mendekati azan magrib. Beragam menu takjil dijajakan, mulai dari gorengan, aneka minuman, kue basah dan kering, kolak pisang, kolang-kaling, hingga pepes ikan dan sayuran. Harga yang ditawarkan bervariasi, dari Rp2.000 hingga Rp50.000 per potong atau per porsi.

 

Menurut Anah, dengan modal sekitar Rp1,5 juta, dirinya dapat meraih keuntungan bersih sekitar Rp500 ribu per hari.

 

Hal serupa disampaikan Yati (40), pedagang di Jalan Multatuli yang menjual aneka makanan tradisional seperti papais, bugis, pasung, cucur, lemang, dan klepon. Ia menyebutkan dagangannya ludes pada hari pertama puasa.

 

“Kami hanya modal Rp1,2 juta dan hari pertama puasa bisa meraup keuntungan bersih Rp400 ribu,” katanya. Sehari-hari, Yati berdagang di Pasar Rangkasbitung.

 

Sementara itu, Suhari (55), pedagang es buah di Rancalentah, mengaku penjualan minuman berbuka puasa meningkat selama Ramadhan. Es buah yang dijual seharga Rp5 ribu per gelas habis terjual pada hari ketiga puasa.

 

“Kami bersyukur hari kedua puasa Ramadhan es buah habis karena pembelinya cukup banyak,” ujarnya.

 

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan bulan Ramadhan selalu menjadi momentum peningkatan aktivitas ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

 

Menurutnya, hampir di seluruh ruas jalan protokol di Rangkasbitung dipadati pedagang takjil yang mayoritas merupakan pelaku UMKM binaan pemerintah daerah.

 

“Kebanyakan pedagang takjil itu para pelaku UMKM binaan pemerintah daerah setempat yang berdagang guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga mereka,” kata Imam.

 

Pemerintah daerah, lanjutnya, mendorong kegiatan usaha selama Ramadhan tetap berjalan tertib serta memperhatikan aspek kebersihan dan kenyamanan pengguna jalan. (Apuh)

Pedagang Takjil Padati Jalan Protokol Rangkasbitung, Diserbu Warga Jelang Berbuka

Lebak – Ratusan pedagang takjil memadati sejumlah ruas jalan protokol di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada hari kedua Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (21/2/2026). Kehadiran mereka disambut antusias warga yang berburu menu berbuka puasa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pedagang tersebar di sejumlah titik strategis, antara lain di Jalan Hardiwinangun, Jalan Multatuli, Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Ir. Djuanda, serta kawasan Alun-alun Rangkasbitung.

Anah (45), pedagang takjil di Jalan Hardiwinangun, mengaku kewalahan melayani pembeli yang terus berdatangan menjelang waktu berbuka puasa.

“Kita hari kedua puasa Ramadhan itu kewalahan melayani pembeli,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, jumlah pembeli meningkat signifikan mendekati azan magrib. Beragam menu takjil dijajakan, mulai dari gorengan, aneka minuman, kue basah dan kering, kolak pisang, kolang-kaling, hingga pepes ikan dan sayuran. Harga yang ditawarkan bervariasi, dari Rp2.000 hingga Rp50.000 per potong atau per porsi.

Menurut Anah, dengan modal sekitar Rp1,5 juta, dirinya dapat meraih keuntungan bersih sekitar Rp500 ribu per hari.

Hal serupa disampaikan Yati (40), pedagang di Jalan Multatuli yang menjual aneka makanan tradisional seperti papais, bugis, pasung, cucur, lemang, dan klepon. Ia menyebutkan dagangannya ludes pada hari pertama puasa.

“Kami hanya modal Rp1,2 juta dan hari pertama puasa bisa meraup keuntungan bersih Rp400 ribu,” katanya. Sehari-hari, Yati berdagang di Pasar Rangkasbitung.

Sementara itu, Suhari (55), pedagang es buah di Rancalentah, mengaku penjualan minuman berbuka puasa meningkat selama Ramadhan. Es buah yang dijual seharga Rp5 ribu per gelas habis terjual pada hari ketiga puasa.

“Kami bersyukur hari kedua puasa Ramadhan es buah habis karena pembelinya cukup banyak,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan bulan Ramadhan selalu menjadi momentum peningkatan aktivitas ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Menurutnya, hampir di seluruh ruas jalan protokol di Rangkasbitung dipadati pedagang takjil yang mayoritas merupakan pelaku UMKM binaan pemerintah daerah.

“Kebanyakan pedagang takjil itu para pelaku UMKM binaan pemerintah daerah setempat yang berdagang guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga mereka,” kata Imam.

Pemerintah daerah, lanjutnya, mendorong kegiatan usaha selama Ramadhan tetap berjalan tertib serta memperhatikan aspek kebersihan dan kenyamanan pengguna jalan. ( Red )

admin

Recent Posts

Wujud Syukur Perusahaan, PT Samudera Banten Jaya Gelar Kurban Bersama Tokoh dan Warga Sekitar

Jabarbanten.id | LEBAK – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Samudera Banten…

3 hari ago

Rayakan Idul Adha 2026, SPPG Lebak Muara Ciujung Barat Distribusikan Dua Sapi Bagi Warga dan Karyawan

Jabarbanten.id | LEBAK – Di hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Satuan Pelayanan Pemenuhan…

3 hari ago

Permudah Aspirasi Warga, Pemkab Lebak Optimalkan Kanal Aduan Digital ‘Lebak RUHAY’

Jabarbanten.id | LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, menampung aspirasi masyarakat melalui program…

1 minggu ago

Jakarta-Banten Bersatu: Lahan Ciangir 95 Hektar Akan Disulap Jadi Pusat Pertanian hingga Pemukiman

Jabarbanten.id | JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi…

1 minggu ago

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

2 bulan ago

UPTD PJJ Tangerang Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Jembatan di Teluknaga

Jabarbanten.id | TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Tangerang…

2 bulan ago