JabarBanten.id | BULELENG — Tangis Bocah Kelas 1 SD pecah saat sambut Jenazah ayahnya yang tewas diduga di keroyok warga.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga KD di Desa Sidatapa, Buleleng, Bali. Putri bungsunya yang masih duduk di bangku kelas 1 SD tak kuasa menahan tangis saat jasad sang ayah tiba di rumah duka.
KD sebelumnya dilaporkan tewas setelah diduga dikeroyok warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti, Tabanan, usai kepergok diduga mencuri ayam aduan.
Momen pilu sang anak yang terus memanggil ayahnya itu viral di media sosial dan mengundang simpati banyak warganet.
Perbekel Desa Sidatapa, I Made Sutama, menyayangkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, siapa pun yang diduga melakukan pelanggaran seharusnya diproses sesuai hukum, bukan menjadi korban aksi main hakim sendiri.
“Kalau memang bersalah, laporkan ke pihak berwajib. Jangan melakukan main hakim sendiri sampai menghilangkan nyawa orang hanya gara-gara mencuri ayam,” ujarnya.
Kini, keluarga korban menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian. (Arrie tharina)
