Januari 12, 2026
IMG-20230103-WA0006
Advertisements

JABARBANTEN.id | PANDEGLANG – Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Patia Tatang Fauzi mengatakan, delapan dari 10 Desa di wilayahnya menjadi langganan bencana salah satunya adalah bencana banjir. Untuk itu, pihaknya berharap agar diwilayahnya dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB).

“KSB dibentuk, dengan maksud untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan risiko bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan setempat,” kata Tatang, Selasa (3/1/2023).

Menurut dia, desa yang menjadi langganan banjir diantaranya, Desa Rahayu, Desa Surianen, Desa Ciawi, Desa Idaman, Pasir Gadung, Desa Cimoyan, Babakan keusik dan Desa Patia.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos dan juga KSB Kabupaten, mudah-mudahan secepatnya bisa terbentuk. Sebab, tiap ada hujan dengan intensitas tinggi pasti akan dilanda banjir, sebab memang disini pemukiman warga dekat dengan aliran sungai Cilemer,” tuturnya.

Sementara itu, ketua KSB Kabupaten Pandeglang menyarankan, agar pihak kecamatan menyusun pengurusnya dengan melibatkan perwakilan tiap desanya.

“Silahkan nanti buat kepengurusannya, minimal lima orang perwakilan dari tiap desanya. Nanti untuk SK nya itu nanti langsung dari bupati,” katanya.

Setelah dibentuk, kata Beni, pihaknya juga kan memberikan pelatihan terkait tugas dan fungsi dari KSB. Apalagi, wilayah patia menjadi langganan banjir, sehingga harus terbentuk KSB.

“Nanti kita juga bisa kerjasama dengan pihak desa, sebab KSB pada prinsipnya itu mandiri, karena tidak memiliki anggaran,” ujarnya.(Iman)

Baca Juga  UPDATE Peringatan Dini Cuaca Banten 3 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *