JABARBANTEN.id | Banten — Ketua Angkatan Muda Satkar Indonesia (AMSI) provinsi Banten, memerintahkan agar seluruh kader AMSI se-provinsi Banten berada dalam satu komando.
“Sekarang fokus memperbanyak kader di tingkat Desa & RT/RW SE – Prov. Banten, membuat program pemberdayaan, wirausaha, dan lainnya” ungkap H Tb. Aan Andriawan, ketua AMSI Banten, Senin (6/3/23).

Rasa syukur pun diungkapkan Ketua AMSI Banten tersebut, dimana saat ini AMSI kabupaten/kota Se-Prov. Banten telah memiliki sekretariat masing-masing.
Ke depan katanya, baru kita berbicara bagaimana kader-kader Amsi meraih cita citanya, seperti menjadi pengusaha besar, menjadi PNS teladan, menjadi kyai besar, menjadi gubernur Banten, Bupati / Walikota, DPRRI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/kota se Provinsi Banten, “itu Hak kader-kader AMSI” ujarnya.
“Karena saya sebagai ketua amsi Provinsi Banten bertanggung jawab mendoakan, mendorong seluruh Kader/Keluarga besar AMSI duduk semua sesuai keinginannya/cita-citanya. Saya kira realistis ketika infrastruktur & struktur sudah rapih, solid, satu Instruksi sampai tingkat Desa, AMSI mampu menempatkan kader-kader terbaiknya” tutur ketua AMSI Banten itu.
Dimana tergambarkan dari sejumlah pengurus AMSI saat ini, yang diisi dengan orang-orang dari berbagai elemen profesi. Seperti kyai muda, advokat, pengusaha, PNS, guru, buruh, mahasiswa, dokter, perawat, Bidan, wartawan dan lain sebagainya.
“Lengkap semua kalangan ada di AMSI, karena AMSI organisasi terbuka untuk semua orang,
kuncinya menurut saya adalah akur, aman, nyaman” tuturnya.
Ketika ditanya tentang calon gubernur Banten, Tb. Aan Andriawan mengungkapkan dirinya hanya mengetahui Airin Rachmi Diany yang serius. Karena katanya, yang ia lihat di jalanan adalah spanduk mantan walikota Tangerang Selatan itu.
“Untuk calon Gubernur Banten yang saya tahu yang paling serius karena spanduknya ada dimana – Mana ya cuman Ibu Airin Rahmi Diany, itu hanya sepengetahuan saya ketika melihat di jalan-jalan” katanya. “Kalau bagian politik silahkan tanya aja sama sekjen AMSI aja, Mas Kiki Fauzi aja ya” imbuhnya.
Sementara itu dijelaskan Kiki Fauzi selaku Sekjen AMSI Banten, pada konsolidasi Akbar pengurus AMSI Provinsi Banten hari ini sesuai dengan arahan dari Ketua AMSI, yaitu fokus pada pemberdayaan, UMKM dan lainnya, serta yang terpenting adalah memperbanyak kaderisasi sampai tingkat RT/RW Se- Provinsi Banten.
Ia pun mengucap syukur AMSI di kab/kota Se- Provinsi Banten sudah memilik sekretariat hasil iuran dari masing-masing pengurus. “Organisasi tanpa APBD bisa punya sekretariat jarang kan, buktinya AMSI bisa, nantilah media kita ajak ngopi di sana sambil silaturahmi,” ujar Fauzi.

Sekjen AMSI itu pun menegaskan, dengan organisasi yang berbasis pada rasa kekeluargaan, maka tentu akan selalu mensupport setiap kader baik itu di dalam dunia politik ataupun yang lainnya. Dimana katanya, Pembina Amsi ada Ibu tatu, Ibu Airin, pak TB Haerul jaman, Pak Andika, pak Teguh, ibu Ade Rosi, ibu andiara, ibu Ria, pak Pilar, pak Bahrul Ulum dan yang lainnya.
“Yang pasti juga kader-kader AMSI yang mau nyalon di DPRD Provinsi salah satunya Kiki Fauzi atau DPRD KAB/Kota lainnya yang pasti semua organisasi, sampe ringsek atau gepeng membela kader atau keluarga amsi. Intinya organisasi ini keluarga saling support siapapun, di manapun, mau jadi apapun, sesuai slogan Amsi Provinsi Banten, Akur, Aman & Nyaman” tutur Kiki Fauzi. (Syd)
