April 17, 2026
IMG-20230401-WA0013

Foto : Rohmat Hidayat, Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) | Istimewa

Advertisements

JABARBANTEN.id | Sukabumi — Rohmat Hidayat, Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mengatakan, pihaknya meminta Kementrian Sosial (Kemensos) untuk mengawasi dengan serius terkait pembagian Bantuan Sosial (Bansos) di wilayah Sukabumi Kota atau pun Kabupaten Sukabumi.

Ia pun menuturkan beberapa dugaan, mulai dari dipaksakannya salah satu bantuan tunai ke sembako di beberapa desa di wilayah kabupaten sukabumi, juga dugaan adanya pemotongan pada Bansos tersebut.

Menurut Rohmat, seharusnya Bantuan Sosial untuk masyarakat ini jelas tidak lagi ada pemotongan atau pun pengalihan.

Karena katanya, secara aturan pemerintah telah menetapkan bahwa BPNT pun diwajibkan diberikan secara tunai, agar masyarakat dapat mengefisienkan penggunaan uang bantuan tersebut.

“Karena jelas uang bantuan kesenjangan sosial seharusnya tepat sasaran juga, bukan malah terkesan tebang pilih dalam beberapa aspek di masyarakat” kata Rohmat kepada jabarbanten.id, Sabtu (1/3/23).

Ketua Umum LPI itu pun menegaskan, dengan adanya aduan dari beberapa masyarakat terkait sistem buruk dalam pembagian Bansos, seharusnya menjadi perhatian khusus oleh pemerintah baik itu pemerintah daerah atau pun pusat.

Menanggapi aduan masyarakat tersebut, Rohmat pun menuturkan pihak LPI akan melayangkan surat kepada Kementrian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah untuk lebih serius dalam fungsi pengawasan.

“LPI akan melayangkan surat audiensi dengan tujuan membawa aspirasi masyarakat di wilayah, agar dapat menjadi perhatian serius bagi APH (aparatur penegak hukum) atau pun instansi terkait” pungkasnya.

Reporter : Yanti Nurhidayah
Editor : Aditya Gismaya

Baca Juga  Kadinsos Ditetapkan Tersangka SPK Fiktif di Kabupaten Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *