Categories: Uncategorized

Buset, Berlanjut Perang Statemen Pengamat dan Mahasiswa Soal Aksi Poster WTP Kab.Tangerang

Advertisements

JABARBANTEN.id | Kab.Tangerang – Buset, Perang statemen berlanjut antara Pengamat Kebijakan Publik, Ibnu Jandi dan Mahasiswa, soal poster bertuliskan ‘WTP dapet beli atau bukan ?’, tertuju untuk Bupati Tangerang, saat sidang Paripurna DPRD beberapa waktu lalu.

Firmansyah, Mahasiswa Pembentang poster menjawab pernyataan Ibnu Jandi soal etika dan adab.

Menurutnya hal itu hanya terdapat pada gestur tubuh untuk perorangan, dan bukan ada dalam pikiran serta tindakan kritik terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

“Yang saya kritisi, Instasi Pemkab Tangerang dan bukan secara personal Pak Bupati. Mempertanyakan terkait, WTP dibeli atau bukan? Itu hal yang wajar” ujarnya.

Firman mengatakan, pertanyaan WTP dapet beli atau bukan tersebut, bukan hanya karena adanya kejadian OTT KPK di Kabupaten Bogor semata.

Lebih lanjut Firman menjelaskan, adanya temuan dari BPKP Perwakilan Banten untuk dua Dinas di Pemkab Tangerang terkait rekening belanja kegiatan konstruksi bangunan.

“Belum lagi, fakta-fakta di lapangan soal pembangun yang belum selesai dan indikasi penggelembungan biaya” tegasnya

Firman menepis, bahwa tindakannya itu bersikap tendensius terhadap Pemkab dan menilai hal itu sebagai bagian daripada fungsi pengawasan.

Dia pun berharap, agar Pengamat Ibnu Jandi dapat berjalan bersama dalam melakukan pengawasan.

“Bukan hanya kontrol Walikota Tangerang saja, tapi Kabupaten Juga perlu. Jadi, jangan mandul di Kabupaten dan Abang terlihat Tendensius di Kota Tangerang. Selanjutanya, kita akan surati dan mempertanyakan ke BPK dan Meminta KPK coba turun ke Kabupaten Tangerang”, ucapnya.

Sementara itu, Ibnu Jandi menilai, wawasan Mahasiswa (Firmansyah_red) harus cukup ketika hendak mengkritisi kebijakan pemerintah dan bukan asal menebar isu, sehingga terkesan sedang mempertontonkan kekurang cerdasannya.

“Oknum Mahasiswa harus kaya (luas_red) akan kajian, analisanya dan bukan asal bunyi. Jangan terkesan deliveri order/pesanan COD,” terangnya.

Ibnu menegaskan, pemberian predikat Opini WTP itu hak dari BPK. Untuk itu dia menilai, pertanyaan Mahasiswa kepada Bupati Ahmed Zaki Iskandar, salah alamat dan tempat. Terlebih, saat Parlemen menggelar sidang Paripurna.

“Berbayar atau tidak, WTP tersebut jangan nanyanya ke Kepala Daerah dan Parlemen (DPRD), tanyakanlah ke BPK-RI,” tegasnya.

Ibnu menjelaskan, selaku pengamat kebijakan publik dia hingga saat ini masih bersikap kritis khususnya kepada Pemerintahan se-Tangerang Raya, Pemerintah Provinsi Banten, kebijakan KPK-RI dan yang lainnya baik itu terbuka maupun tertutup.

Selanjutnya, soal kritik dan masukan pemerintah atas kebijakan terhadap masalah sampah, transportasi, banjir dan jalan, terutama masalah RPJMD dan APBD.

“Maka perlu saya kasih tau, sejak adik-adik Mahasiswa masih pake oto (pakaian bayi), saya sudah mengkritisi kebijakan pemerintah insya Allah hingga sekarang” jelasnya. (Iqbal)

admin

Recent Posts

Bukan Belas Kasihan, Pengamen di Kabupaten Tangerang Menuntut Ruang untuk Berkarya

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Penggiat pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui…

3 jam ago

Praktisi Hukum Desak Polisi Tangkap Pendemo Anarkis di PEMI Balaraja

Jabarbanten.id | TANGERANG – Aksi demonstrasi warga di PEMI. AW Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, yang…

1 hari ago

Cetak Tenaga Kerja Kompeten, Pemkab Tangerang Lepas 28 Warga ke Jepang

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus berkomitmen…

3 minggu ago

Pengajian Perumahan Griya sutra Belaraja RT 04 RW 03, Dengan Tema PHBI MUHARAM

JabarBanten.id/Kab.Tangerang -  Perumahan Griya Sutra Belaraja RT 04/03 Desa Telaga Sari Kecamatan Belaraja Kabupaten Tangerang,…

4 minggu ago

Titiek Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Jabarbanten.id | CILACAP -- Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi kawasan Pemasyarakatan…

4 minggu ago

Lawan Pungli, Pemkab Lebak Kawal SPMB RAMAH 2026 Berjalan Bersih dan Adil

Jabarbanten.id | LEBAK -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menggelar penandatanganan komitmen bersama Sistem Penerimaan…

4 minggu ago