Categories: Uncategorized

PT Cemindo Gemilang Diduga Masih Timbun Scrap

Advertisements

JABARBANTEN.id | Lebak — PT Cemindo Gemilang Tbk, sebagai produsen cemen merah putih, yang berdomisili di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, di duga masih menimbun scrap hasil over hool 3 tahun.

Dugaan ini menguak saat awak media ini berbincang dengan salah seorang warga Desa Darmasari, yang namanya minta dirahasiahkan, ini Jum’at (2/12/22).

Dia mengatakan, bahwa Pt Cemindo Gemilang diduga masih timbun scrap hasil over hool 3 tahun kebelakang, dengan alasan banyak masalah.

Menurutnya, hal ini jelas melanggar aturan terkait scrap perusahaan.

Pasalnya, scrap adalah limbah perusahaan dimana warga yang ada di lingkungan perusahaan, berhak untuk menikmati dari hasil penjualannya.

“Mestinya warga dilibatkan dalam mengelolanya, terutama masyarakat yang ada di lingkungan Desa tersebut ( Desa Darmasari red ), bukan malah jadi penonton, pasalnya dampak dari kegiatan produksi perusahaan” jelas warga yang merasakannya.

Menurutnya, scrap perusahaan hasil over hool tiap tahunnya harus segera dilelang. “Karena jelas dari scrap tersebut ada efek yang tidak baik kepada masyarakat yang ada lingkungan pabrik/ perusahan,” cetusnya.

Menurutnya, pihak perusahaan harusnya peka terhadap masyarakat yang ada di lingkungan perusahaan, karena dari scrap tersebut ada hak untuk masyarakat lingkungan.

“Jadi menurut Saya, tidak baik kalau pihak Pt CG menimbun scrap sampai bertahun tahun hanya karena alasan banyak masalah,” tegasnya.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari salah seorang warga Bayah, A Subarjah, “Scrap adalah milik perusahaan, tapi ada hak untuk masyarakat sekitar perusahaan,” ujarnya. (Dien.)

admin

Recent Posts

Tusuk Teman di Sawah, Pemuda Tigaraksa Tangerang Diringkus Polisi di Sumsel

Jabarbanten.id | TANGERANG - Jajaran Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang berhasil meringkus ASB (21), pelaku pencurian…

8 jam ago

Tinjau Langsung Lokasi, Bupati Tangerang Pastikan Bantuan RTLH di Sukamulya Tepat Sasaran

Jabarbanten.id | TANGERANG – Dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Kali Asin,…

8 jam ago

Hendra Primitif Sentil ‘Krisis Kepekaan’ Antar-OPD Soal Kebocoran Air Gedung Usaha Bersama

Jabarbanten.id | TANGERANG - Penggiat pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mempertanyakan adanya dugaan kebocoran saluran…

14 jam ago

Hotman Paris Minta Maaf Usai Lontarkan Kalimat “Lu Punya Otak, Enggak?” ke Wartawan

Jabarbanten.id | JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka…

14 jam ago

Bukan Belas Kasihan, Pengamen di Kabupaten Tangerang Menuntut Ruang untuk Berkarya

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Penggiat pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui…

4 hari ago

Praktisi Hukum Desak Polisi Tangkap Pendemo Anarkis di PEMI Balaraja

Jabarbanten.id | TANGERANG – Aksi demonstrasi warga di PEMI. AW Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, yang…

5 hari ago