JABARBANTEN.id | Lebak – Warga Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten seorang nelayan dilaporkan hilang di duga tenggelam saat melaut di Perairan Muara Binuangeun. Korban ditemukan kurang lebih jam 11.00 WIB, sudah meninggal dunia mengapung tak jauh dari lokasi ,Sabtu, (10/12/22).
Dadan Rusman Wardana, Camat Wanasalam mengatakan, nelayan bernama Beni, warga Kampung Setra Tengah RT 015/ RW 004, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam. Korban dilaporkan hilang sejak Kamis, (8/12/22).
” Betul informasinya demikian sempat dikabarkan hilang. Kebetulan kemarin saya sudah disposisi ke Kasi Trantib selaku Kasatpol PP dan Staf untuk konfirmasi ke Pemdes Muara dan Balawistanya berupaya mencari korban,” ujarnya saat dihubungi awak mediap pada Sabtu, (10/12/2022).
Dadan menjelaskan, korban ditemukan di sekitaran laut Tanjung Panto, Binuangeun Desa Muara, Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak,Banten tak jauh dari lokasi kejadian.
Menurutnya, kronologi awal peristiwa tersebut pada Kamis, (8/12/2022) sekitar pukul 16.00 WIB berdasarkan keterangan saksi bahwa melihat perahu kincang yang biasa diikat di Bangkrak ( rumah perahu) yang biasa di isi oleh korban tersebut mengapung di sekitaran Pantai Tanjung Panto.
Kemudian saksi mengejar perahu kincang tersebut dan diketahui perahu itu sudah tidak ada orangnya, setelah dicari tahu bahwa nahkoda perahu kincang tersebut adalah Beny lalu saksi mengecek ke bangkrak milik korban, namun di Bangkrak tersebut hanya ditemukan pakaian tergeletak berupa kaos, celana, topi, rokok, korek, BBM dengan posisi di tempat naik ke bangkrak. Kemudian berupaya mencari korban tapi tak kunjung ditemukan.
“Pada hari ini, Alhamdulillah korban sudah ditemukan tadi siang dengan kondisi meninggal dunia. Sudah berada di rumah duka,” tutur Camat Dadan.
Sementara itu,kerabat korban,Dede, menyatakan hal yang sama bahwa keluarganya tersebut sudah ditemukan.
“Ya pak, Alhamdulillah korban sudah ditemukan kurang lebih jam 11.00 WIB, tida jauh dari tempat kejadian Infonya kejadian nahas tersebut katanya dia (Almarhum) itu mau mengejar perahu, yang terlepas dari bagan, kurang lebihnya seperti itu. Akhirnya perahu tidak terkejar dia balik lagi ke Bankrak jauh terus dia kelelahan dan kehabisan tenaga,” katanya menjelaskan.(K,san)
