Januari 12, 2026
IMG-20221231-WA0029
Advertisements

JABARBANTEN.id | Lebak – Terjadinya cuaca ekstrim pesisir pantai selatan muara Binuangen, kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak, Banten membuat ribuan nelayan tidak melaut dalam sementara waktu. Para nelayan memilih di rumah sambil memperbaiki alat tangkap ikan, seperti perahu, jaring, dan mesin kapal dan lain -lain.

Cuaca ekstrim yang terjadi hingga Januari 2023, Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Lebak menyatakan, bahwa periode bulan Desember hingga Januari 2023 masih akan ada gelombang tinggi, hingga ketinggian 2 meter sampai 4,5 meter.

Ridwan salah seorang nelayan mengatakan, cuaca ekstrem melumpuhkan aktivitas nelayan,membuat mata pencaharian kami terhambat, hingga mayoritas nelayan tidak melaut.

“Cuacanya kan lagi ekstrem, jadi kalo mau melaut kemungkinan menunggu kondisi cuaca agak mulai mendingan teduh yah,” katanya saat di hubungi Awak media, Sabtu(31/12/2022).

Dirinya mengungkapkan, ia dan nelayan lainnya tidak melaut hampir satu bulan lamanya, karena keadaan cuaca yang tidak mendukung dan tidak bersahabat.

“Tidak melaut selama satu bulanan ya, paling melaut itu sebulan paling, juga 12 hari sampai 15 hari aja,” ujarnya.

Saat ini, nelayan hanya bisa pasrah dan menunggu sampai cuaca membaik dan aman untuk kembali beraktivitas melaut.

Aktivitas nelayan hanya dihabiskan di dermaga untuk merapihkan alat-alat dan memperbaiki bagian kapal yang rusak.

Karena ketika saat keadaan cuaca buruk, kapal nelayan banyak yang rusak karena angin kencang dan ombak yang besar di sekitar pantai.

Hal tersebut diungkapkan Waryadi, yang setiap hari menghabiskan waktunya di dermaga kapal nelayan di Binuangeun.

“Karena cuacanya enggak bersahabat, paling kita sambil nunggu cuacanya bagus. Karena kan saat ini cucanya ekstrem,” katanya.

Waryadi berharap, cuaca ekstrem cepat berlalu dan para nelayan kembali beraktivitas normal di laut. Kalau terus menerus seperti sekarang maka para nelayan akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup anak dan istrinya.

Baca Juga  Bawa Narkoba Jenis Sabu, Pemuda di Lebak Dibekuk Polisi

“Saya harap musim paceklik tidak berkepanjangan. Hal ini tergantung dari cuaca di perairan Lebak selatan. Kalau cuaca buruk terus maka nelayan akan dirugikan,” terangnya. (K,san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *