Januari 11, 2026
IMG_20230203_102802_349
Advertisements

JABRBANTEN.id | Tangerang – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Fraksi Partai Demokrat, Nonce Thendean, menggelar reses pertamanya pada tahun 2023 di Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jum’at (3/2/23).

Pada Reses pertama wakil rakyat dari partai Demokrat tersebut, sejumlah warga terlihat berkumpul dengan cukup antusias. Dimana beberapa perwakilan pun sempat mengutarakan, aspirasi dan permasalahan yang dialami masyarakat khususnya di wilayah desa Cikupa.

Diantaranya seperti permasalahan insentif untuk tenaga honorer guru agama, pengurusan BPJS gratis, hingga adanya sengketa pihak desa dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan penutupan sebuah akses jalan.

Diungkapkan Nonce, kedatangannya ke Balai Desa Cikupa tersebut tentunya memang untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi, yang nantinya akan ditindaklanjuti olehnya.

“Kita tampung aspirasi, seperti tadi ada beberapa permasalahan yang memang harus diselesaikan, kita tampung dan kita sampaikan sebagai kepanjangan tangan rakyat kepada pemerintah daerah” ungkap Nonce kepada jabarbanten.id, Jum’at (3/2/23).

Menurutnya, memang sudah menjadi tugas sebagai wakil rakyat, untuk menampung aspirasi dari masyarakat, dan menyampaikannya kepada pihak-pihak terkait agar ditindaklanjuti.

Seperti yang terjadi di desa Cikupa, dimana salah seorang perwakilan mengeluhkan tentang adanya penutupan akses jalan warga, oleh pihak pengembang Citra Raya.

“Nanti kita akan audiensi dengan pengembang Citra Raya, terutama tata kota Citra supaya membuka kembali akses jalan untuk masyarakat” katanya.

Karena katanya, akses jalan merupakan hal yang vital untuk masyarakat beraktivitas. Ia juga menjelaskan, jika pertimbangan ditutupnya akses jalan tersebut terkait pada keamanan, sudah menjadi tugas pihak Citra Raya untuk memasang pos di sekitar lokasi tersebut.

Kenyataan tersebut pun dipertegas oleh Kepala Desa Cikupa, Ali Mahfud. Dimana dikatakannya, penutupan akses jalan tersebut sangat berpengaruh pada aktivitas masyarakat, terutamanya para pelajar.

Baca Juga  Bupati Tangerang Lantik Uyung Mulyardi Dewas PD Pasar

Maka dari itu, ia berharap agar dengan datangnya Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat tersebut, permasalahan seperti penutupan akses jalan dan yang lainnya dapat diselesaikan.

“Kita mengkhawatirkan anak-anak kita sampai ke jalan raya, biasanya lewat belakang amanlah kan, sekarang jadi mengkhawatirkan saya sebagai orang tua yah” tutur Mahfud.

Sementara perihal sengketa aset yang terjadi antara pihak Desa dan Pemerintah Daerah, Nonce mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut dengan berkoordinasi pada OPD terkait, agar aset yang memang milik desa dikembalikan kepada desa.

“Desa menginginkan itu kembali kepada marwahnya desa sendiri, artinya desa harus mengelola aset tersebut walaupun di atas permukaan tanah tersebut terdiri atas bangunan pemda yah” tutur Nonce.

Hal ini, katanya, juga melihat pada tanah desa yang tidak marketable (sempit). Maka dari itu pihak desa berharap, agar aset tersebut dikembalikan kepada desa untuk swakelola.

Dirinya menyatakan akan mendorong bersama Pemerintah Daerah, untuk mengembalikan aset tersebut sesuai dengan kepentingan desa.

“Mengapa tidak, dari gedung sekolah yang tadinya rungan itu hanya ruangan tidur, tidak bermanfaat tapi bisa dipakai oleh pihak desa” ujarnya.

Sama halnya dengan permasalahan-permasalahan lain yang disampaikan pada agenda reses tersebut, Nonce mengaku akan menindaklanjuti semuanya, agar tercipta kondisi yang lebih baik di lingkungan desa Cikupa, dan tercipta kenyamanan di lingkungan masyarakat.

Pada agenda reses tersebut, Nonce juga memberikan bantuan untuk warga berupa 1 unit Mobil Ambulance, diserahkan kepada pihak desa Cikupa. (adt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *