Categories: Uncategorized

Ratusan Tabung Gas Diamankan Polsek Panongan Tangerang, Ledakan LPG Oplosan Hantui Warga

Advertisements

JABARBANTEN.id | Tangerang – Ratusan tabung gas LPG diamankan, setelah sekelompok orang diringkus aparat Polsek Panongan, karena melakukan pengoplosan LPG 3 kg ke LPG non-Subsidi, tepatnya di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (4/3/23).

Diungkapkan Kapolsek Panongan, Iptu Hotma P.A Manurung, pengungkapan kasus pengoplosan LPG tersebut berawal dari info masyarakat, yang merasa ada keganjalan pada gas yang dibelinya. Dimana diterangkan terdapat bau tak sedap, yang dinilai memilik potensi berbahaya pada gas tersebut.

“Itu dia sampaikan ke polisi, kemudian kita pantau selama satu minggu” ungkap Hotma kepada jabarbanten.id, Senin (6/3/23).

Sayangnya, beberapa orang berhasil melarikan diri, meskipun akhirnya sebanyak 5 orang dari kelompok pengoplos tersebut berhasil diamankan.

Peran dari kelima pelaku yang berhasil diringkus diantaranya sebagai pengoplos atau penyuntik, driver, koordinator pembantu.

Dalam penangkapan tersebut turut diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 349 (tiga ratus empat puluh sembilan) tabung gas LPG 12kg, 620 (enam ratus dua puluh) LPG 3 kg, 5 (lima) tabung gas LPG 5,5 kg, 77 buah selang oplos, 1 (satu) buah truck dan 5 (lima) unit mobil pick up.

Kapolsek Panongan itu pun mengaku, akan terus mendalami kasus pengoplosan gas LPG yang membahayakan masyarakat ini, bahkan diakuinya identitas dari para pelaku yang melarikan diri telah dikantongi.

“Kita sudah dapatkan identitas terhadap orang yang melarikan diri, termasuk koordinatornya” pungkasnya.

Sementara itu diungkapkan perwakilan Pertamina pada saat konferensi pers, tindakan yang diambil pihak kepolisian sangatlah tepat, karena pengoplosan LPG sangat merugikan masyarakat.

“Dari segi keamanan sendiri itu berbahaya, dibanding dengan yang diisi oleh pertamina” katanya.

Ia pun meminta masyarakat melaporkan, apabila terdapat hal mencurigakan dalam penjualan LPG, termasuk dari segi harga jual yang jauh di bawah harga normal.

“Sehingga nantinya tidak ada korban tabung meledak padahal itu bukan tabung berisikan sesuai SOP” tukasnya.

Sementara berdasarkan penyelidikan aparat kepolisian, kegiatan pengoplosan tersebut diketahui sudah berlangsung selama 3 bulan, dan beredar di daerah kabupaten Tangerang.

Dimana diketahui, keuntungan dari gas 12 kg yang dioplos dari gas 3 kg sebanyak 4 buah. Dihitung dari HET gas elpiji 3 kg di angka Rp. 19-20 ribu dan dikalikan 4, sementara harga gas LPG non subsidi Rp. 270.000an. (adt)

admin

Recent Posts

Bukan Belas Kasihan, Pengamen di Kabupaten Tangerang Menuntut Ruang untuk Berkarya

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Penggiat pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui…

5 jam ago

Praktisi Hukum Desak Polisi Tangkap Pendemo Anarkis di PEMI Balaraja

Jabarbanten.id | TANGERANG – Aksi demonstrasi warga di PEMI. AW Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, yang…

1 hari ago

Cetak Tenaga Kerja Kompeten, Pemkab Tangerang Lepas 28 Warga ke Jepang

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus berkomitmen…

3 minggu ago

Pengajian Perumahan Griya sutra Belaraja RT 04 RW 03, Dengan Tema PHBI MUHARAM

JabarBanten.id/Kab.Tangerang -  Perumahan Griya Sutra Belaraja RT 04/03 Desa Telaga Sari Kecamatan Belaraja Kabupaten Tangerang,…

4 minggu ago

Titiek Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Jabarbanten.id | CILACAP -- Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi kawasan Pemasyarakatan…

4 minggu ago

Lawan Pungli, Pemkab Lebak Kawal SPMB RAMAH 2026 Berjalan Bersih dan Adil

Jabarbanten.id | LEBAK -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menggelar penandatanganan komitmen bersama Sistem Penerimaan…

4 minggu ago