Categories: Jabar Banten

Kejari Pandeglang Tangani, Dugaan Pemotongan Bansos PKH di Kecamatan Mandalawangi

Advertisements

 

 

 

 

PANDEGLANG- Terkait dugaan adanya pemotongan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kecamatan Mandalawangi. Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang langsung menangani kasus tersebut dengan memintai keterangan kepada pihak yang terlibat.

Kasi Intel Kejari Pandeglang, Wildan Hafit menjelaskan, bahwa kasus dugaan pemotongan bantuan PKH terjadi di 6 Desa di Kecamatan Mandalawangi, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat. Untuk itu, pihaknya akan menangani kasus tersebut.

“Kita sudah melakukan audiensi dengan masyarakat Kecamatan Mandalawangi, dan kasus ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Pandeglang. Laporan tentang kasus ini disampaikan beberapa hari lalu, dan saat ini kami mulai melakukan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, seperti pendamping dan pihak PT. Pos Cabang Pandeglang,” kata Wildan, Jumat (23/6/2023).

Menurut Wildan, Kejaksaan berupaya untuk mengungkap kasus tersebut berdasarkan keterangan dari pendamping PKH. Namun, kata Wildan, pihak PT. Pos belum bisa memberikan keterangan jelas mengenai kasus ini.

“Sejauh ini kita belum menemukan titik terang dari pihak PT. Pos. Namun, dari pihak pendamping sudah mau bersama-sama mengungkap permasalahan ini,” kata Wildan.

Wildan menyebut, jika pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan keterangan kepada para warga penerima manfaat di Kecamatan Mandalawangi.

“Untuk langkah selanjutnya, kita akan turun ke lapangan menggali keterangan dari para penerima manfaat. Kemungkinan Minggu depan, kita sudah bisa menentukan langkah-langkah selanjutnya,” tuturnya.

Ia berharap, jika masih ada warga masyarakat Kecamatan lain yang mau memberikan informasi adanya kasus yang sama di Kabupaten Pandeglang.

“Kejaksaan juga masih menunggu informasi dari masyarakat Kecamatan-Kecamatan lain, terutama yang memiliki permasalahan seperti ini,” ujar Wildan. (Iman)

admin

Recent Posts

Joni Sampaikan Maaf ke Warga Merak Tangerang Atas Penutup Jalan Untuk Hajatan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Joni mewakili keluarga sahibul hajat secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada…

2 hari ago

Wujud Syukur Perusahaan, PT Samudera Banten Jaya Gelar Kurban Bersama Tokoh dan Warga Sekitar

Jabarbanten.id | LEBAK – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Samudera Banten…

6 hari ago

Rayakan Idul Adha 2026, SPPG Lebak Muara Ciujung Barat Distribusikan Dua Sapi Bagi Warga dan Karyawan

Jabarbanten.id | LEBAK – Di hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Satuan Pelayanan Pemenuhan…

6 hari ago

Permudah Aspirasi Warga, Pemkab Lebak Optimalkan Kanal Aduan Digital ‘Lebak RUHAY’

Jabarbanten.id | LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, menampung aspirasi masyarakat melalui program…

2 minggu ago

Jakarta-Banten Bersatu: Lahan Ciangir 95 Hektar Akan Disulap Jadi Pusat Pertanian hingga Pemukiman

Jabarbanten.id | JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi…

2 minggu ago

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

2 bulan ago