Categories: Jabar Banten

Viralnya Voice Note Diduga Kades Ancam Hapus Bansos, Integritas Komisioner Bawaslu Pandeglang Dipertaruhkan

Advertisements

 

Jabarbanten.id/PANDEGLANG- Dengan beredarnya Voice Note (VN) di media sosial WhatsApp (WA) diduga suara kades di Kecamatan Angsana yang mengancam bila tidak memilih Caleg DPR-RI dan DPRD Pandeglang dari Partai Demokrat akan menghapus bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat diwilayahnya. Untuk itu, sejumlah aktivis Pandeglang menilai, apabila kasus tersebut tidak diselesaikan integritas komisioner Bawaslu Pandeglang dipertanyakan.

Ketua pemuda peleton Pandeglang Doris mengatakan, salah satu komisioner Bawaslu Pandeglang Didin Tahajudin sempat ramai diberitakan karena beredar fotonya dengan anggota DPR RI Rizki Natakusuma dan anggota DPRD Pandeglang Iing Andri Supriadi dari partai Demokrat yang mengenakan seragam tim sukses Relawan Iing (RING) sehingga diduga berafiliasi dengan partai Demokrat.

“Dengan beredarnya foto tersebut, independensi anggota Bawaslu Kabupaten Pandeglang tersebut pun dipertanyakan. Karena, seharusnya komisioner anggota Bawaslu tersebut harus netral, yang jauh dari kepentingan partai manapun. Kalau kasus ini sampai mandek tidak ada kejelasan, dugaan kuat ini anggota komisioner Bawaslu (Didin Tahajudin) titipan dari partai Demokrat,” kata Doris Sabtu, (25/11/2023).

Apalagi kata dia, masyarakat menunggu kinerja Bawaslu yang bisa memberikan pengawasan yang intensif dan masif guna meminimalisir pelanggaran, yang bisa menggangu proses pemilu dengan menguntungkan salah satu partai politik.

“Dengan adanya permasalahan tersebut Bawaslu pandeglang harus responsif dalam proses pengawasan dan penindakan tidak perlu menunggu adanya laporan karena kasus ini sudah menjadi konsumsi publik. Karena bagaimanapun Bawaslu Punya tanggung jawab pengawasan secara intensif dan masif guna meminimalisir pelanggaran,” tuturnya.

Soalnya, kata dia, dengan beredarnya VN tersebut netralitas Pemilu 2024 di Kabupaten Pandeglang telah tercoreng akibat kelakuan yang diduga oknum Kepala Desa di Kecamatan Angsana.

“Kasus seperti ini jangan sampai terulang kembali, sehingga harus memberikan epek jera kepada kades yang lain,” ujarnya.(Iman)

admin

Recent Posts

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

3 hari ago

UPTD PJJ Tangerang Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Jembatan di Teluknaga

Jabarbanten.id | TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Tangerang…

1 minggu ago

Fraksi Golkar Apresiasi LKPJ Bupati Tangerang 2025 namun Tekankan Evaluasi OPD

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang, Mahfudz Fudianto (Bimo) mengapresiasi kinerja keuangan…

2 minggu ago

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Hadapi Dampak Geopolitik Global

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

1 bulan ago

Moh. Rano Alfath Tekankan Ketahanan Nasional di Tengah Krisis Global dalam Sosialisasi Empat Pilar

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

1 bulan ago

Bupati Maesyal Gelar Safari Ramadan dan Buka Bersama Warga Desa Pasir Ampo Kresek ‎

Jabarbanten.id | Tangerang -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Camat Kresek, Eka Fathussidki mengadakan…

2 bulan ago