Categories: Peristiwa

Guru Ngaji Jadi Buronan Polisi,Akibat Cabuli Anak Didiknya

Advertisements

 

Jabarbanten.id/Purwakarta – Kepolisian (Polres) Purwakarta, Polda Jabar berikan penanganan maksimal terkait kasus perbuatan cabul yang dilakukan oknum guru ngaji atau ustadz terhadap belasan anak di bawah umur di Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta.

 

Oknum ustadz cabul berinisial OS (46) alias Abah itu masih diburu oleh pihak kepolisian dengan persangkaan kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap belasan anak didik ngajinya.

 

Penetapan itu berdasarkan alat bukti dan keterangan para korban. Bahkan Polres Purwakarta menyebar foto pelaku yang masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

 

 

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan hingga kini Satreskrim Polres Purwakarta masih melakukan pengejaran terhadap oknum guru ngaji tersebut.

 

 

“Untuk pelaku OS sudah dilakukan pencarian oleh Sat Reskrim Polres Purwakarta, namun tersangka masih bersembunyi dan hilang kontak hingga diterbitkan DPO dari Polres Purwakarta. Kami juga sudah menyebar sejumlah foto pelaku di media sosial dan disebarkan ke Polsek-Polsek” ucap Edwar, Selasa (19/12/2023).

 

Kapolres menyebut, pihaknya juga telah mendatangi rumah keluarga ataupun kerabat tersangka, tapi belum menemukan OS. Meski demikian, Edwar optimistis dapat menemukan tersangka OS.

 

Menurutnya anggota di lapangan masih berupaya mengejar pelaku. Pencarian diintensifkan sampai perbatasan Kabupaten Purwakarta. Bahkan sampai saat sekarang anggota lapangan Sat Reskrim Polres Purwakarta masih dilapangan dan belum kembali.

 

 

“Sampai sekarang pelaku masih kami cari. Apakah dia terdata keluar kota tetapi tidak ada. Kami meyakini jika pelaku masih ada di wilayah Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya,” ungkap Edwar.

 

 

Kapolres meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan pelaku apabila dilihat kepada pihak kepolisian terdekat.

 

“Kami sengaja perlihatkan foto pelaku, karena pelaku sudah di tetapkan juga masuk ke DPO. Kami meminta doa dan dukungan masyarakat agar bisa mengungkap kasus ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika melihat atau mengetahui keberadaan pelaku dan jangan main hakim sendiri. Kasus ini akan kami tangani setransparan mungkin dan secepat mungkin,” ucap AKBP Edwar Zulkarnain. (JB)

admin

Recent Posts

Joni Sampaikan Maaf ke Warga Merak Tangerang Atas Penutup Jalan Untuk Hajatan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Joni mewakili keluarga sahibul hajat secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada…

2 hari ago

Wujud Syukur Perusahaan, PT Samudera Banten Jaya Gelar Kurban Bersama Tokoh dan Warga Sekitar

Jabarbanten.id | LEBAK – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Samudera Banten…

6 hari ago

Rayakan Idul Adha 2026, SPPG Lebak Muara Ciujung Barat Distribusikan Dua Sapi Bagi Warga dan Karyawan

Jabarbanten.id | LEBAK – Di hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Satuan Pelayanan Pemenuhan…

6 hari ago

Permudah Aspirasi Warga, Pemkab Lebak Optimalkan Kanal Aduan Digital ‘Lebak RUHAY’

Jabarbanten.id | LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, menampung aspirasi masyarakat melalui program…

2 minggu ago

Jakarta-Banten Bersatu: Lahan Ciangir 95 Hektar Akan Disulap Jadi Pusat Pertanian hingga Pemukiman

Jabarbanten.id | JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi…

2 minggu ago

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

2 bulan ago