Januari 21, 2026
IMG-20240815-WA0057
Advertisements

Jabar-Banten.id-SERANG – Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang mendatangi Polisi Daerah (Polda) Banten, Rabu (14/8/2024).

Kedatangan mahasiswa tersebut untuk melaporkan oknum ormas PPBNI satria Banten yang menghalangi kader HMI pada saat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Selasa (13/8/2024), sehingga terjadi benturan yang mengakibatkan kader HMI ada yang cidera.

Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang, Entis Sumantri ketua umum HMI yang biasa di sapa Tayo, menegaskan pelaporannya ke Polda Banten tersebut, karena dengan adanya kader HMI Cabang Pandeglang yang mengalami cedera, sok dan taruma akibat demontrasi yang terjadi benturan dengan ormas yang di duga sebagai beking dari BPJN Banten.

“Kami datang ke Polda Banten untuk melaporkan kejadian tersebut serta kami meminta Perlindungan hukum, dan keadilan hukum kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang kami tau itu adalah Ormas yang telah membuat para Kader HMI cedera di bagian tangan, Trauma dan Kami merasa terintimidasi dengan kejadian kemarin pada saat demo itu,” katanya.

Menurut Tayo, pihaknya disarankan oleh Dirkrimum Polda Banten agar melaporkan kejadian tersebut ke Polres Serang Kota juga.

“Selain dilaporkan ke Polda Banten, kami disarankan agar melaporkan juga ke Polres Serang kota karena TKP nya di wilayah tersebut,” ucapnya.

Untuk itu, kata Tayo, berharap agar Polda Banten mengusut tuntas kasus tersebut, karena menurut dia, Ormas tersebut diduga melakukan intimidasi dan perbuatan premanisme dan melangar aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami minta Polda Banten, memanggil Kepala BPJN Provinsi Banten, Pimpinan Kontraktor pelaksana PT. RAMA ABADI PRATAMA yang kami rasa ini adanya upaya menghalangi kami,” katanya.

Baca Juga  Masyarakat Pandeglang Dilatih Meningkatkan Usaha di Era Digital

(Iman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *