Januari 25, 2026
IMG-20250106-WA0042
Advertisements

Jabarbanten.id-Tangerang – Menurut hasil investigasi Media Center Jayanti (MCJ) terkait 2 janda lansia di kampung Cempaka RT/01 RW/03 Desa Karangharja Kecamatan Cisoka, Senin (06/01/2025).

Saat Media Center Jayanti datangi rumah dua Lansia tersebut, Acun (70) dan Misnah (43) di kampung Cempaka RT/01 RW/03 Desa Karangharja Cisoka, menjelaskan kepada kami Media Center Jayanti (MCJ) terkait bantuan apa saja yang beliau terima.

 

“Ada juga dulu bantuan Covid 19 sebesar 600 ribu rupiah dan itu juga sudah di potong 100 ribu rupiah oleh RT Supardi, sekarang belum ada Bantuan-bantuan lagi, saya juga di marahin sama RT Supardi masalah berita yang viral, katanya dia di marahin sama Kepala Desa Karangharja dan saya juga di ancam katanya saya mencemarkan nama baik RT dan Kepala Desa, cucu saya yang ngambil foto saya juga mau di laporin Babinsa karna tidak izin ngambil foto saya berdua sama Misnah bibi nya.”Ungkapnya.

 

“Saya sampe tidak bisa tidur mikirin ancaman itu gimana nanti kalo cucu saya di tangkap siapa yang suka ngasih uang buat makan saya, kadang saya maksain buat bantuin yang punya sawah untuk kerja nanam padi sampai panen, dan beras nya kadang suka saya jual separuh untuk membeli lauk pauk, sedangkan panen itu per Tiga bulan sekali,”Ungkapnya.

 

Anak nya Acun (Lansia) dan Lina, yang diduga di intimidasi juga oleh RT Supardi.

 

“Dia datangi rumah saya dan marah-marah,’Kata nya saya ini RT yang sudah punya sertifikat dan ijazah dan dapat gajih juga, dan mengancam akan laporin anak saya, sampe saya kepikiran terus takut ada apa-apa sama anak saya,”Terangnya.

Baca Juga  Berkah Idul Adha, DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang Berikan Daging Qurban Kepada Masyarakat

Media Center Jayanti (MCJ) terus mencoba koordinasi kepada Kepala Desa Karangharja Hj.Aliyah, mengkonfirmasikan lewat WhatsApp.

 

Saat terkonfirmasi Kades Karangharja Cisoka Hjm Aliyah, Media Center Jayanti (MCJ) di arahkan untuk menemui RT Setempat atau Mursyid sekertaris Karang Taruna di karenakan Kepala Desa sedang berpuasa.

 

“Hubungi RT Setempat atau Mursyid kemarin sudah saya kordinasikan untuk kerumah Acun, maaf saya sedang niat puasa, tahun kemarin mau di ajuin bedah rumah tapi bermasalah dan bukan tanah nya, bantuan juga sudah beberapa kali dapat dari bantuan lansia desa juga sudah dapat list nya dari Dinsos,”ujarnya.

 

Camat Cisoka Sumartono,S,STP.Si setelah terkonfirmasi oleh media Center Jayanti (MCJ) memberikan statement nya melalui Voice Note WhatsApp terkait pemberitaan Kami,”yang berbunyi.

 

“Nuhun informasi nya bang Bonai, setelah di kroscek ke Desa kepada Lurah Karangharja memang tadinya mau di adakan bedah rumah pada yang bersangkutan, tapi informasi dari Kades dan RT terkait tanahnya itu bukan tanah pribadi, adapun nanti bahwa tanah itu tanah pribadi saya siap untuk melakukan bedah rumah,”Jelasnya.

 

Sampai berita ini terbit Media Center Jayanti (MCJ) meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Karangharja dan Camat Cisoka Sumartono S,STP,Si,.terkait RT Supardi yang diduga mengintimidasi warga bernama Acun, Misnah, dan Lina.

Red/Henji S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *