April 17, 2026
IMG-20231220-WA0043
Advertisements

 

 

 

Metropostnews.com/Bandung -Sejumlah pengguna jalan, baik pejalan kaki, pengendara sepeda motor atau mobil yang melintasi Jalan Raya Bandung-Garut barangkali saat ini akan melihat pemandangan yang sareukseuk,Rabu 20/12/2023

 

Di jalan raya nasional tersebut, di pembatas jalan di kawasan Dangdeur Rancaekek, Kabupaten Bandung terlihat ada 2 dua tumpukan sampah di atas bahu sungai, di bawah jalan.

 

 

Hal ini diketahui Rabu siang, dua tumpukan sampah bercampur lumpur, plastik, ranting-ranting pohon dan sampah rumah tangga ini, selain dibiarkan menumpuk dan sudah mengeluarkan bau menyengat, jika hujan lebat khawatir terbawa banjir.

 

“Jika tidak salah, 2 tumpukan sampah ini dikeruk petugas dari gorong-gorong di pembatas jalan, tepat di bawahnya ada sungai. Hanya mengapa tak terus diangkut. Pasalnya, selain sareukseuk dan bau, orang-orang pun kerap membuang sampah ke sana,” tutur Wawan (50), pemilik kios di Dangdeur Rancaekek.

 

 

Menurut Wawan, pihaknya berharap kepada dinas terkait agar segera turun tangan untuk mengangkut 2 tumpukan sampah tersebut. Pasalnya kata Wawan, kerap melihat orang-orang sambil lewat membuang sampah kesana yang dikhawatirkan masuk ke gorong-gorong.

 

Belum diketahui siapa yang paling berwenang menangani 2 tumpukan sampah di jalan nasional Bandung-Garut ini, apakah pemerintah pusat, Pemprov Jabar Pemkab Bandung ataukah Pemkab Sumedang.

 

“Ya, saya tak mengetahui masuk wilayah mana lokasi 2 titik tumpukan sampah tersebut, apakah masuk wilayah Kabupaten Sumedang atau Kabupaten Bandung. Yang pasti, jangan dibiarkan sampah menumpuk lama,” tutur Ny. Nurhayati (45) warga Desa Bojongloa. (JB)

Baca Juga  Terminal Bus Mandala Lebak Masih Lengang  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *