September 2, 2026
IMG-20231220-WA0043
Advertisements

 

 

 

Metropostnews.com/Bandung -Sejumlah pengguna jalan, baik pejalan kaki, pengendara sepeda motor atau mobil yang melintasi Jalan Raya Bandung-Garut barangkali saat ini akan melihat pemandangan yang sareukseuk,Rabu 20/12/2023

 

Di jalan raya nasional tersebut, di pembatas jalan di kawasan Dangdeur Rancaekek, Kabupaten Bandung terlihat ada 2 dua tumpukan sampah di atas bahu sungai, di bawah jalan.

 

 

Hal ini diketahui Rabu siang, dua tumpukan sampah bercampur lumpur, plastik, ranting-ranting pohon dan sampah rumah tangga ini, selain dibiarkan menumpuk dan sudah mengeluarkan bau menyengat, jika hujan lebat khawatir terbawa banjir.

 

“Jika tidak salah, 2 tumpukan sampah ini dikeruk petugas dari gorong-gorong di pembatas jalan, tepat di bawahnya ada sungai. Hanya mengapa tak terus diangkut. Pasalnya, selain sareukseuk dan bau, orang-orang pun kerap membuang sampah ke sana,” tutur Wawan (50), pemilik kios di Dangdeur Rancaekek.

 

 

Menurut Wawan, pihaknya berharap kepada dinas terkait agar segera turun tangan untuk mengangkut 2 tumpukan sampah tersebut. Pasalnya kata Wawan, kerap melihat orang-orang sambil lewat membuang sampah kesana yang dikhawatirkan masuk ke gorong-gorong.

 

Belum diketahui siapa yang paling berwenang menangani 2 tumpukan sampah di jalan nasional Bandung-Garut ini, apakah pemerintah pusat, Pemprov Jabar Pemkab Bandung ataukah Pemkab Sumedang.

 

“Ya, saya tak mengetahui masuk wilayah mana lokasi 2 titik tumpukan sampah tersebut, apakah masuk wilayah Kabupaten Sumedang atau Kabupaten Bandung. Yang pasti, jangan dibiarkan sampah menumpuk lama,” tutur Ny. Nurhayati (45) warga Desa Bojongloa. (JB)

Baca Juga  Dewi-Iing Janji Bawa Pandeglang Maju, Ini Visi Misinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *