Mpok Syifa (di tengah), berfoto bersama Aktivis Perempuan Himata pasca Acara Tadarus Demokrasi
Syifa Fatonah atau Mpok Syifa mengatakan, Perempuan mampu menduduki Jabatan posisi sentral dalam struktur sebuah perhimpunan ataupun organisasi apapun dan dimanapun. Sebab, kompetensi yang dimilikinya tidak kalah baik dengan kaum Pria.
Demikian diungkapnya, saat menjadi Narasumber dalam acara Tadarus Demokrasi yang diselenggarakan di Sekertariat Forum Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Raya, Jl Perintis Kemerdekaan II, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (23/4/2022).
Perempuan yang juga Komisioner Bawaslu Kota Tangerang ini mengungkapkan, di Bawaslu Banten terdapat 1 orang Komisioner yang mewakili gender Perempuan.

Sedangkan untuk di tingkat Kabupaten/Kota, dari total 8 wilayah, 4 Kabupaten/Kota terdapat keterwakilan Perempuan. Selain itu, di DPRD Banten dari jumlah total 85 Anggota, sudah terdapat 15 orang.
“Keterwakilan sudah ada, namun belum mencapai 30 %,” ungkap Syifa, yang juga Alumnus Himata wilayah Jakarta.
Syifa berharap, Aktivis Perempuan Himata untuk tampil lebih aktif. Sebab, kesempatan berkiprah saat ini sudah makin terbuka lebar. Hal itu, turut didukung oleh perangkat regulasi. Terlebih, Himata sebagai organisasi yang sudah besar kiprahnya.
“Aktivis Perempuan Jangan hanya menyimak saja, tapi harus tampil. Agar perannya Optimal, Para Kader Perempuan harus mempunyai minat membaca yang tinggi terhadap literatur,” tuturnya.
Sementara itu, Anisa salah satu peserta dialog mengatakan, mengapresiasi atas apa yang disampaikan Mpok Syifa. Menurutnya, pemaparan materi kesetaraan gender ini memotivasinya agar dapat berperan aktif khususnya di lingkungan Himata.
“Ya Insya Allah, nanti kami (Perempuan) akan tampil sebagai panitia inti dalam agenda Himata berikutnya,” ujarnya.
(Iqbal Kurnia)
