April 17, 2026
mal
Advertisements

JABARBANTEN.id | Kabupaten Tangerang – Sepasang suami istri mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah setelah rumah mereka di Perum Mustika Blok F10 No. 11 H, RT 06, RW 09, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dibobol maling.

Sang suami yang bernama Muhammad Ilyas (38) menceritakan, aksi pencurian yang dialaminya terjadi pada Selasa, 7 Juni 2022.

Kejadiannya pertama kali diketahui oleh sang istri yang bernama Resti Dwi (35) sekira pukul 17.00 WIB.

“Kejadian hari Selasa diketahui itu sama istri jam 5 sore, nah istri pulang kerja dari Ruko (rumah toko) dia lihat gembok pintu gerbang rumah sudah rusak,” kata Ilyas kepada metropostnews, Kamis 9 Juni 2022.

Dia melanjutkan, pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu masuk ke dalam rumahnya dengan cara merusak gembok pintu gerbang dan membobok pintu rumah menggunakan linggis.

Menurut dugaan, agar aksinya tidak terungkap para pelaku lebih dulu merusak kamera pengintai yang terpasang di rumah korban dan membawa kabur DVR CCTV-nya.

“Sepertinya yang mereka incar pertama kali bukan barang dulu tapi kamera CCTV, karena CCTV saya terlihat sekali karena kabelnya instalasinya itu ada di bawah plafon,” tuturnya.

Setelah berada di dalam rumah, para pelaku kemudian merusak pintu kamar dan mengobrak-abrik isi lemari pakaian korban.

Hingga akhirnya, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp35 juta, perhiasan emas 10 gram, laptop Asus A8, 2 buah handphone, serta barang berharga lainnya.

“Yang belum terhitung yang masih tercecer itu semuanya sekitar Rp60 jutaan, ada juga uang dari hasil kerja dan toko itu ada banyak, tercecer lah,” terangnya.

Dia menduga, aksi pencurian itu dilakukan pada siang hari saat rumahnya dalam keadaan kosong ditinggal kerja.

Baca Juga  Ini Penjelasan Mengapa Finny Terpilih Dirut NKR Kab.Tangerang, Bukan AHM

Terlebih pada saat kejadian cuaca dalam keadaan hujan sehingga komplek perumahannya saat itu dalam keadaan sepi.

Sehingga, tidak ada seorang pun tetangga yang mengetahui peristiwa pencurian yang dialaminya.

“Warga nggak ada yang tahu tapi memang ada anak kecil yang sempat lihat ada dua orang pakai jaket hitam tapi dia pikir itu saya, karena kadang kalau siang saya suka pulang ke rumah,” ujarnya.

Pun begitu, aksi pencurian itu sudah dia laporkan ke pihak kepolisian Polsek Tigaraksa. Dia mempercayakan sepenuhnya kasus kepada polisi.

“Sudah dilaporkan, sudah olah TKP juga waktu itu, pakai anjing pelacak juga, saya serahkan semuanya kepada pihak kepolisian,” tukasnya

Sementara, Kanitreskrim Polsek Tigaraksa AKP Subarjo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Kendati begitu, dia masih enggan memberi penjelasan lebih detail karena kasusnya masih dalam penyelidikan.

“Ya benar, masih di lidik nanti kita informasikan lagi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *