Januari 10, 2026
ibn

Ibnu Jandi, Aktivis dan Pegiat Media sosial.

Advertisements

JABARBANTEN.id | Kab.Tangerang – Ibnu Jandi, Pegiat Media social angkat bicara soal aksi spontan Mahasiswa (Firmansyah_red) yang membentangkan poster ‘WTP dapet beli atau bukan ?’, kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat sidang Paripurna, Senin (6/6/2022) kemarin.

Ibnu menyebut, oknum Mahasiswa tersebut seharusnya dapat menjaga etika dan adab.

Sebab menurutnya, gelar Mahasiswa sebagai kaum terpelajar yang mempunyai fungsi moral force atau penguat moral bangsa.

“Adik- adik Mahasiswa jangan memaksakan kehendak, seakan akan ingin mencari perhatian, dan merendahkan harkat martabatnya sendiri,” ungkap keterangan resmi Ibnu Jandi, yang diterima Jabarbanten.id

Ibnu menerangkan, kedudukan adab sebagai ilmu tertinggi dari semua ilmu. Untuk itu dia menegaskan agar para Mahasiswa dapat bersikap etis yang mengedepankan sopan santun.

“Adik- adik saya di Mahasiswa, agar jangan berbuat dan bersikap yang kurang etis dan kurang beradab. Apalagi, tendensius dan skeptis,” ujarnya.

Ibnu meminta, persoalan dugaan suap Bupati Bogor dan Oknum BPK-RI yang tertangkap KPK karena jual beli WTP beberapa waktu lalu, tidak bisa digeneralisir khususnya oleh Mahasiswa (Firmansyah_red) secara skeptic dan tendensius.

Dimana seolah – olah, raihan WTP untuk Pemkab Tangerang ini diraih dengan cara proses jual beli seperti di Kabupaten Bogor.

“Sikap kurang beretika seperti itu bermakna tendensius dan skeptis. kurang elok, (untuk dipertanyakan_red) disaat DPRD Kabupaten Tangerang sedang menggelar acara sidang Paripurna, dan pada saat itu Bapak Bupati H Ahmad Zaki Iskandar, sedang memaparkan soal raihan opini WTP ke-14 beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Ibnu Menuturkan, Mahasiswa ini sepaputnya mampu memberikan apresiasi spirit Bupati dan DPRD atas kesuksesanya meraih WTP 14 kalinya. Menurutnya, hal itu sebagai contoh kinerja yang baik dari Bupati Tangerang beserta jajaranya.

Baca Juga  Pol PP Bantah Tebang Pilih : Setiap Aduan Masyarakat Pasti Kita Tindak Lanjuti

“Yang baik dan patut di apresiasi,” tuturnya.

Ibnu mengatakan, Opini WTP hak daripada BPK dalam mengapresiasi kinerja Kepala Daerah se-Indonesia.

Menurutnya, hal itu sebagai hasil yang menyatakan bahwa laporan keuangan entitas yang diperiksa Auditor BPK telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu.

“Yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia” imbuhnya.

Ibnu Mengapresiasi Kinerja Pemkab Tangerang, atas raihan Opini WTP untuk yang ke-14 nya secara berturut-turut. Dia mengatakan, hal itu sebagai Predikat kinerja yang membanggakan.

“Suatu komitmen yang konsisten untuk menjaga marwah nama baik Kabupaten Tangerang dan menjaga nama baik harkat dan martabat Rakyat Kabupaten Tangerang,” apresiasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *