JABARBANTEN.id | Francis kembali menutup sebuah tempat ibadah umat Muslim pada pekan lalu, dimana penutupan Masjid itu menjadi yang ke 24 dalam 2 tahun terakhir.
Serangkaian penutupan terhadap Masjid, yang merupakan tempat ibadah bagi umat Muslim itu dilakukan, setelah presiden Francis Emmanuel Macron, memerintahkan untuk memerangi separatisme Islam.
Tentunya kebijakan itu memunculkan berbagai kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat dunia.
Apalagi, langkah Mendagri Gerald Damanin yang menutup satu persatu Masjid, yang ada di Francis selama 2 tahun belakangan ini.
Namun berbeda dengan seorang politikus sayap kanan Le Pen. Le Pen justru belum puas dengan apa yang dilakukan Damanin.
Dalam wawancaranya dengan BFMTV, ia berpendapat, seharusnya Damanin menutup semua Masjid yang dinilai extremis dan Radikal di Francis.
“Dia menutup sebuah Masjid di sana-sini. Dia sesekali memecat seorang penceramah, tapi seharusnya dia menutup semua Masjid Extremis di negara kami” ujar Le Pen, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (5/10/22).
Bukan hanya itu, Le Pen pun menyatakan, seharusnya semua muslim yang dinilai Radikal harus diusir dari Francis.
