Penanganan Stunting Diperlukan Orang Tua Asuh

Advertisements

 

 

 

Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak saat ini sedang menjalankan program Seribu Rupiah Untuk Stunting (Jumat Serius). Program ini merupakan program prioritas nasional dalam upaya percepatan penurunan stunting, yang sekaligus juga menjadi pendukung gerakan bapak/bunda asuh anak stunting (BAAS) dan bertujuan merangkul atau mengajak masyarakat untuk menjadi orang tua asuh, dengan menyumbangkan sebagian rejekinya minimal seribu rupiah setiap hari Jumat.

Dikatakan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, KH Wawan Gunawan, program Jumat Serius tersebut dititik lokasi kan pengumpulan dananya di sekretariat Baznas Lebak. Sehingga, jika ada warga yang ingin menyumbangkan rejekinya untuk penanganan stunting maka dipersilahkan menghubungi petugas yang ada di kantor Baznas.

“Penanganan stunting inikan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jadi kami berharap adanya sentuhan orang tua asuh bagi penderita stunting yang ingin menyumbangkan rejekinya, minimal seribu rupiah setiap hari Jumat, maka kami persilahkan mendatangi kantor Baznas Lebak,” kata KH Wawan Gunawan kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).

Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB) pada Dinas DP3AP2KB Lebak, Tuti Nurasiah mengatakan, program Jumat Serius merupakan upaya melaksanakan percepatan penurunan stunting di Lebak dengan cara patungan seribu rupiah yang merupakan terobosan untuk mengoptimalkan gerakan bapak/bunda asuh anak stunting.

Pada praktiknya kata dia, program Jumat Serius ini merupakan penggalangan dana dengan minimal seribu rupiah oleh relawan kolektor institusi untuk dikelola sebagaimana pengelolaan dana gerakan BAAS sesuai dengan pedoman.

“Penanganan stunting harus dilakukan oleh semua sektor masyarakat atau gotong royong. Maka dari itu, program Jumat Serius ini diharapkan bisa membuka jalan bagi seluruh masyarakat agar dapat berperan dalam pengentasan stunting di Lebak,” ucap Tuti.

Tuti menjelaskan, tujuan program tersebut ialah untuk membantu terselenggaranya gerakan GAAS dan tentunya juga untuk keseimbangan pemenuhan gizi bagi sasaran penerima, dengan sasaran penerima secara umum , yakni calon pengantin (Catin), Ibu Hamil, anak bawah dua tahun (Baduta) dan anak bawah lima tahun (Balita).

Berdasarkan data yang ada, saat ini jumlah bapak/bunda asuh (BAAS) di Kabupaten Lebak sebanyak 37 orang dan telah membantu 316 anak. Jika dipersentasikan santunan dari BAAS tersebut baru membantu program stunting sekitar 6 persen saja, karena jumlah keseluruhan anak stunting di Lebak saat ini berjumlah 4.618 anak. (Ajat)

admin

Recent Posts

Viral Seorang Anak Tangisi Ayahnya Meninggal di Keroyok Masa

JabarBanten.id | BULELENG -- Tangis Bocah Kelas 1 SD pecah saat sambut Jenazah ayahnya yang…

2 hari ago

Alun-Alun Pandeglang Dipadati 3.000 Warga Banten di PEKEN Jasindo 2026

Jabarbanten.id | PANDEGLANG - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau lebih dikenal dengan Asuransi Jasindo…

2 hari ago

Cari Keringat Bareng Warga, Kelurahan Bencongan Sukses Gelar CFD Perdana Penuh Antusias

Jabarbanten.id | TANGERANG – Pemerintah Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sukses menyelenggarakan kegiatan…

2 hari ago

Buron Usai Jadi Tersangka, Polresta Tangerang Buru AR Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Polresta Tangerang memastikan penanganan laporan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan…

2 hari ago

Tinjau Bedah Rumah di Kresek, Sekjen Katar Kabupaten Tangerang Puji Langkah Nyata Aksi Kemanusiaan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Tanpa menunggu uluran tangan anggaran pemerintah, Karang Taruna (Katar) Kabupaten Tangerang…

3 hari ago

Kabupaten Tangerang Jadi Pusat Riset Karbon Biru Dunia Bersama IPB dan Universitas Xiamen

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Kabupaten Tangerang kini jadi pusat riset karbon biru dunia berkat kerja…

3 hari ago