Februari 17, 2026
IMG-20240317-WA0020
Advertisements

Jabarbanten.id-Kabupaten Tangerang – Pengerjaan galian pipa pdam yang di kerjakan oleh kontraktor swasta di jalan raya cadas-kukun tepatnya dekat lampu merah kukun, berlubang dan ambles, di duga kurang padatnya dalam pengurugan dan tidak menggunakan alat pemadatan seperti baby wales atau stemper,

akdi mengatakan, “Seharusnya kontraktor bertanggung jawab atas pekerjaanya yang belum selesai dan berdampak kepada terhambatnya arus lalu lintas, apalagi akan menghadapi arus mudik, “ujar akdi

Sementara Saniman ketua forum Rajeg bersatu menyayangkan prihal jalan yang berlubang dampak dari galian pipa pdam di di jalan raya cadas -kukun,

“Seharusnya pihak kontraktor bekerja dengan profesional dan sesuai SOP dengan memperbaiki kembali jalan -jalan di area pekerjaan tersebut,

Dan sebelum di cor seharusnya di padatkan dulu entah itu menggunakan alat baby woles atau stemper hingga tidak ambles seperti sekarang ini dan mengganggu aktivitas pengemudi apalagi sebentar lagi masuk masa mudik yang jelas jalan yang berlubang ini sangat berdampak pada lalu lintas.”katanya pada Minggu, (19/3/2024).

Menanggapi hal tersebut Ketua DPC GWI Kabupaten Tangerang angkat bicara, ” Prihal jalan ambles tepatnya di lampu merah kukun seharusnya kontraktor cepat tanggap apabila ada kerjaan yang rusak atau ambrol,sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan,sehingga arus lalu lintas berjalan normal tanpa ada kemacetan terlebih hambatan,kalo seperti ini bisa menggangu arus lalu lintas,”ujar ketua gwi kabupaten tangerang.

Kami dari Gabungnya Wartawan Indonesia Cabang Kabupaten Tangerang,akan mengawal kegiatan kegiatan tersebut sampai di laksanakannya perbaikan,bahkan kami akan berkirim surat kepada instansi pemerintah,agar pekerjaan tersebut untuk di tinjau ulang,”tutupnya.

Redaksi (JB)

Baca Juga  GRIB Jaya dan Pemuda Pancasila Jalin Silaturahmi di Pandeglang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *