Desember 7, 2025
IMG-20240514-WA0035
Advertisements

Jabarbanten.id-Serang – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun, melantik ketua dan pengurus PWI Provinsi Banten periode 2024-2029 di Taman MBS, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, Selasa (14/5/2024).

 

Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekjen dan Ketua PWI Pusat, Plh Gubernur Banten, para Ketua dan anggota PWI yang ada di Kabupaten/Kota di Banten.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengucapkan terimakasih kepada Plh Gubernur Banten yang berkenan hadir di acara pelantikan ketua PWI Banten tersebut.

 

“Saya berharap kehadiran pak Plh (Gubernur) di acara ini memberikan semangat sekaligus memberikan bantuan uang. Kenapa begitu, karena PWI itu lebih pejuang dari pejuang,” ucap Hendry.

 

Hendry bercerita, pada saat pendirian PWI yang terjadi di tahun 1946. Dimana, pada saat itu Belanda kembali menjajah Indonesia dan Pemerintah pindah dari Jakarta ke Yogyakarta.

 

“Pada saat itu ada Bung Tomo, Rosihan Anwar atau orang-orang yang kita kenal hanya di buku sejarah hadir dalam kongres tersebut,” ujar Hendry.

 

Hendry menyampaikan, dalam kongres atau pembentukan PWI tersebut. Keputusan nomor satunya bukan tentang media. Melainkan, tentang PWI ikut menjaga kedaulatan bangsa.

 

“PWI itu tidak memikirkan dirinya sendiri, melainkan memikirkan bangsa. Inilah yang saya sampaikan ketika ketemu pak Presiden (Joko Widodo). Bahwa PWI sebagian dari bagian solusi bangsa, ” katanya.

 

Sementara itu di tempat yang sama, Plh Gubernur Banten Al-Muktabar mengucapkan selamat kepada Ketua dan pengurus PWI Banten Periode 2024-2029 yang telah dilantik.

 

“Saya hormati dan saya banggakan ketua PWI Pusat dan pak Sekjen. Dimana hari ini kita saksikan bersama pelantikan ketua PWI Banten dan jajarannya,” ucap Al-Muktabar.

Baca Juga  Resmi Terima Rekomendasi Dari PKS Untuk Maju Pilgub Banten, Dimyati Berharap Calon Wakil dari Tangerang Raya

 

Al-Muktabar menyatakan, secara langsung kita bersama diingatkan oleh ketua PWI Pusat dengan perjuangan bagaimana PWI ini didirikan.

 

“Perjuangan waktu itu Indonesia merdeka, Indonesia berdaulat dan ikhtiar kita untuk mendapatkan pengakuan di dunia Internasional. Untuk itu dipandu oleh undang-undang dasar dan Indonesia akan terus aktif dalam pergaulan dunia dalam rangka menciptakan perdamaian yang abadi,” ujar Al-Muktabar.

 

Dengan demikian, Al-Muktabar meminta, kepada media agar terus menyuarakan tentang perdamaian itu. “Kita sangat tidak mentoleransi penjajahan diatas dunia. Dan disaat genting, media lah yang bisa menceritakan apa yang tertutup itu ⁰menjadi terbuka dan dipahami, diikuti oleh dunia disitulah dasarnya,” katanya.

Redaksi (Ajat)

Editor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *