Jabar-Banten.id-Kabupaten Tangerang – Menindak lanjuti pemberitaan pelaksanaan kegiatan pembangunan Rigid Beton Kampung Tonjong RT 003 RW 01 Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang, anggaran APBdes tahun 2024 Desa Kemuning, Sabtu ( 13/07/2024 ).
Pihak pemerintah desa setempat membiarkan pekerjaan tersebut di kerjakan asal-asalan yang seharusnya di tegur para pekerjanya, di karenakan kepala desa Kemuning ( Jamal ) berada di lokasi kegiatan di waktu pelaksanaan pengecoran berlangsung.

Sangat kuat dugaan awak media saat berada di lokasi kegiatan pas malam pengecoran tanggal 7 juli 2024 pukul 23.00 wib, seorang kepala desa menyaksikan kegiatan pekerja malam itu, sangat di sayangkan, sewaktu awak media mencoba untuk konfirmasi sang kades pergi entah kemana.
Sopian sekjen front Banten Bersatu DPD Kabupaten Tangerang menyatakan Pembangunan yg asal jadi ini bukan merupakan pemimpin yang baik untuk masyarakat, akan tetapi lebih mementingkan keuntungan pribadinya semata.
Sopian berharap, inspektorat periksa ke lokasi titik tersebut untuk menghitung kerugian pemerintah kabupaten Tangerang agar di kembalikan ke silva.
Pasalnya,kepala desa Kemuning kecamatan Kresek ini alergi terhadap media, dan apakah ada unsur takut ketahuan pembiaran terhadap pembangunan yang asal-asalan ini.
Harapan dari awak media untuk pembangunan yang bersifat infrastruktur dan yang lain, jangan di kerjakan semaunya karena anggaran yang di pakai untuk pembangunan ini dari uang pajak yang dibayarkan masyarakat.
Tujuan pemerintah pusat terkait akan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di tingkat desa agar roda ekonomi berjalan baik maka pembangunan harus maksimal dan bermutu jangan terkesan asal-asalan, agar masyarakat penerima manfaat lebih merasa benar – benar pembangunan.
Redaksi (Hasan)
