Februari 17, 2026
IMG-20260205-WA0119
Advertisements

Jabarbanten.id | Tangerang — Kabar gembira bagi warga Pakuhaji dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan perbaikan menyeluruh Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan akan segera dilaksanakan pada tahun 2026, menyusul tingginya keluhan terkait kerusakan jalan yang mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.

 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa perbaikan permanen sepanjang 2,8 kilometer yang rusak berat ini telah masuk dalam APBD 2026 dan saat ini tengah memasuki tahapan lelang.

 

“Jalan Pakuhaji–Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Kontrak pekerjaan ditargetkan dimulai awal Maret 2026,” ujar Bupati Maesyal Rasyid usai rapat di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (4/1/2026).

 

Sebagai langkah cepat merespons aspirasi warga, Bupati Maesyal menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan penambalan darurat menggunakan material macadam di titik-titik kerusakan parah.

 

Hal ini bertujuan agar jalan tetap aman dan nyaman dilalui, terutama menghadapi peningkatan mobilitas warga menjelang bulan Ramadan.

 

“Sambil menunggu perbaikan permanen, jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya minta pihak pengembang juga ikut membantu penambalan sebagai tanggung jawab sosial,” tegasnya.

 

Selain itu, Pemkab Tangerang juga menyiapkan skema perbaikan darurat melalui pergeseran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menangani sekitar 2 kilometer jalan secara bertahap.

 

Terkait keluhan masyarakat mengenai aktivitas truk tambang, Bupati Maesyal menegaskan akan menindak tegas aturan tonase dan jam operasional kendaraan berat.

 

Ia meminta pengusaha untuk mematuhi Perbup yang berlaku agar perbaikan yang akan dilakukan tidak kembali sia-sia karena kerusakan prematur.

 

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menambahkan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan ini mencapai Rp7,4 miliar.

Baca Juga  PJ Bupati Andi Ony Hadiri Acara Hari Desa Nasional 2025 di Pura Parahyangan Tigaraksa 

 

Pihaknya berharap komitmen ini dapat segera mengakhiri keluhan masyarakat Pakuhaji terkait akses jalan rusak. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *