Categories: Uncategorized

Ada Warkop Dugem di Dekat Masjid Agung Al-Amjad, Cukup Jalan Kaki 1 Menit Nyampe

Advertisements

JABARBANTEN.id | Tangerang – Seakan menjadi sebuah hal yang lumrah, didapati beberapa warkop yang disulap layaknya club malam, beroperasi di beberapa lokasi dekat Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Bahkan terbaru, sebuah warkop didapati beroperasi dengan hiasan lampu kerlap-kerlip dan alunan musik dugem, layaknya sebuah club malam.

Tak tanggung-tanggung, lokasinya hanya beberapa meter dari Masjid Agung Al-Amjad, kecamatan Tigaraksa, tempatnya masyarakat muslim melaksanakan sembahyang. Bahkan tidak jarang, beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang kerap melaksanakan sembahyang di masjid tersebut.

Awak media pun sebelumnya mendatangi lokasi pada Rabu tanggal 8 Februari malam lalu, dimana ternyata hanya butuh tidak lebih 1Km dari Al-Amjad menuju lokasi Warkop tersebut.

Terlihat beberapa mobil angkot dalam kondisi mati di dua sisi jalan, yang merupakan akses menuju Warkop itu. Musik yang cukup kencang langsung terdengar, ketika mulai mendekati lokasi.

Sesampainya di lokasi, beberapa perempuan terlihat tengah berada di depan warkop tersebut. Bahkan, salah satunya terlihat asik dengan seorang laki-laki.

Diutarakan salah seorang pengunjung berinisial YNZ, terdapat beberapa kamar di lokasi tersebut, yang dapat digunakan oleh para tamu yang datang. “Di dalam juga disediakan kamar-kamar, kurang lebih ada dua” tuturnya.

Musik pun terdengar kencang ketika awak media memasuki lokasi, terlihat seorang laki-laki dan perempuan tengah asik di sudut tempat dengan beralaskan sebuah tikar, diselimuti suasana gelap dengan kerlap-kerlip lampu berwarna warni dan sebotol miras, tentu sangat berbanding terbalik dengan lingkungan yang seharusnya berada di dekat sebuah tempat beribadah.

Sementara itu diungkapkan pemilik Warkop, dirinya tidak menjual Miras di lokasi. Kalaupun ada, itu ia beli berdasarkan keinginan dari tamu, baru ia belikan kemudian di warung jamu sekitar.

“Minuman ada, cuman kita beli gak nyetok. Itu juga bukan kita yang beli itu tamu, cuman kita ambil keuntungan Rp. 10ribu” kata pemilik Warkop, yang enggan disebutkan namanya.

Pemilik Warkop juga mengatakan, sebelumnya tempat miliknya itu sempat didatangi beberapa orang, yang mengaku sebagai anggota Ormas (Organisasi Masyarakat).

Bahkan dirinya mengaku diminta untuk memberikan uang sejumlah Rp. 1juta dalam sebulan, sebagai bentuk koordinasi. Ancaman akan dilaporkan pun terlontar, namun ia bergeming karena menurutnya nilai tersebut terlalu besar.

” Ada pada datang ke sini, buset. Atuh pada mintanya di atas serebu buset yang bener aja kata saya, yang patroli aja saya kasih 50 rebu kata saya” terangnya.

Ia membandingkan dengan petugas patroli, dari Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) yang biasanya mampir ke warung miliknya tersebut. Menurutnya apa yang diminta oleh para anggota Ormas tersebut sangatlah tidak masuk akal, dengan apa yang dihasilkan olehnya.

“Atuh ini yang patroli aja 50 rebu, kadang rokok. Atuh ada buat kamu gak ada buat makan saya” celetuknya.

Ia pun mengaku, sudah kebingungan harus bagaimana. Karena ia mulai menjalankan usahanya tersebut setelah terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dari perusahaan tempatnya bekerja di Jakarta.

“Saya buka pas udah di PHK, dulu kerja di Jakarta. Kan waktu itu Covid-19 yak, kabur bosnya” ungkap pemilik warung. (adt)

admin

Recent Posts

Joni Sampaikan Maaf ke Warga Merak Tangerang Atas Penutup Jalan Untuk Hajatan

Jabarbanten.id | TANGERANG – Joni mewakili keluarga sahibul hajat secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada…

2 hari ago

Wujud Syukur Perusahaan, PT Samudera Banten Jaya Gelar Kurban Bersama Tokoh dan Warga Sekitar

Jabarbanten.id | LEBAK – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Samudera Banten…

6 hari ago

Rayakan Idul Adha 2026, SPPG Lebak Muara Ciujung Barat Distribusikan Dua Sapi Bagi Warga dan Karyawan

Jabarbanten.id | LEBAK – Di hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Satuan Pelayanan Pemenuhan…

6 hari ago

Permudah Aspirasi Warga, Pemkab Lebak Optimalkan Kanal Aduan Digital ‘Lebak RUHAY’

Jabarbanten.id | LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, menampung aspirasi masyarakat melalui program…

2 minggu ago

Jakarta-Banten Bersatu: Lahan Ciangir 95 Hektar Akan Disulap Jadi Pusat Pertanian hingga Pemukiman

Jabarbanten.id | JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi…

2 minggu ago

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

2 bulan ago