Categories: Jabar BantenPeristiwa

Objek Wisata Sindai Terendam Banjir

Advertisements

Jabarbanten.id-Lebak – Akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lebak selama sepekan terakhir, Bendungan Karian meluap dan menyebabkan objek wisata Sindai Samudera yang terletak di Kampung Sindai, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, terendam banjir. Ketinggian air mencapai tiga meter, merendam fasilitas wisata dan menyebabkan aktivitas ekonomi setempat terganggu.

 

Biasanya ramai dikunjungi wisatawan, saat ini objek wisata tersebut terlihat sepi pengunjung. Sejumlah fasilitas, termasuk wahana permainan, area parkir, kamar mandi, dan sekitar 10 warung kopi milik warga setempat, ikut terendam. Hal ini membuat para pedagang kehilangan sumber penghasilan, dengan sebagian dari mereka mengeluh tidak bisa berjualan seperti biasa.

 

Dikdik, seorang pedagang yang warungnya terendam, mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya.

 

“Sejak banjir datang, saya tidak bisa berjualan lagi. Sekarang yang bisa saya lakukan hanya berkemas dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan,” kata Dikdik kepada wartawan, Rabu (11/12/2024).

 

Hal senada juga dikatakan Yustono, seorang warga yang juga mengandalkan wisata Bendungan Karian, mengungkapkan rasa frustasinya.

 

“Sudah seminggu tidak ada pengunjung. Hujan deras yang terus menerus membuat air meluap, dan kami kehilangan penghasilan,” keluhnya.

 

Bukan hanya pedagang, para operator perahu kayu yang biasanya melayani wisatawan juga terpaksa berhenti beroperasi.

 

Warga sekitar berharap ada bantuan dari pihak terkait, termasuk solusi jangka panjang seperti relokasi ke tempat yang lebih aman dari ancaman bencana. Mereka menginginkan segera kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

 

Untuk diketahui, Sindai Samudera selama ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata di wilayah Lebak. Namun, banjir akibat meluapnya Bendungan Karian menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan ekonomi warga sekitar.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin membenarkan informasi tersebut. Maka dari itu kata dia, sebaiknya warga berhati hati, karena musim penghujan bisa menyebabkan kecelakaan, bahkan hendaknya warga jangan melakukan aktivitas di tempat tempat yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

 

“Iya, bendungan Karian airnya juga naik. Maka sebaiknya hati hati, warga tidak melakukan aktivitas di tempat tempat yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” kata Imam.

Red/Henji Susanto

admin

Recent Posts

Jakarta-Banten Bersatu: Lahan Ciangir 95 Hektar Akan Disulap Jadi Pusat Pertanian hingga Pemukiman

Jabarbanten.id | JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemprov Banten, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi…

15 jam ago

Pacu Transparansi, BI Banten dan TP2DD Susun Roadmap Digitalisasi Keuangan Daerah 2025–2029

Jabarbanten.id | TANGERANG – Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama seluruh Tim Percepatan dan Perluasan…

1 bulan ago

UPTD PJJ Tangerang Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Jembatan di Teluknaga

Jabarbanten.id | TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Tangerang…

1 bulan ago

Fraksi Golkar Apresiasi LKPJ Bupati Tangerang 2025 namun Tekankan Evaluasi OPD

Jabarbanten.id | TANGERANG -- Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tangerang, Mahfudz Fudianto (Bimo) mengapresiasi kinerja keuangan…

2 bulan ago

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Hadapi Dampak Geopolitik Global

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

2 bulan ago

Moh. Rano Alfath Tekankan Ketahanan Nasional di Tengah Krisis Global dalam Sosialisasi Empat Pilar

Jabarbanten.id | Tangerang — Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi…

2 bulan ago